Salah satu pemudik Giska Rahmania mengaku kesulitan mendapat tiket pesawat yang terjangkau.
Mahasiswa yang berkuliah di Kota Jogja itu, hendak mudik ke Bangka Belitung dari Yogyakarta International Airport. Sebulan lalu dirinya telah mempersiapkan mudik dengan membeli tiket lebih awal.
"Pesan tiket hampir sebulan yang lalu, mendapat tiket harga Rp 1,5 juta," ucap Giska, Minggu (15/3).
Giska mengungkapkan, sengaja memesan tiket pesawat lebih awal.
Tujuannya, agar tak kehabisan tiket pesawat direct atau langsung ke Pangkal Pinang.
Sejauh ini, dari YIA ke Pangkal Pinang hanya tersedia satu maskapai setiap harinya untuk penerbangan langsung. Alhasil, pemesanan tiket lebih awal perlu dilakukan.
Kebanyakan penumpang sepertinya condong menghindari penerbangan dengan transit. Lantaran, harga tiket pesawat dengan penerbangan transit cukup mahal.
Satu tiket pesawat penerbangan transit memiliki selisih Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Selisih harga itu cukup mahal untuk kalangan pelajar atau mahasiswa yang menjalani studi di DIJ.
Daripada mengeluarkan uang dengan selisih yang cukup besar, mahasiswa sepertinya justru mencari moda transportasi alternatif.
Baca Juga: Valverde Nyekor Lagi, Real Madrid Bantai Lecce di Bernabeu untuk Pangkas Selisih dari Barcelona di Puncak Klasemen La Liga
Paling ideal adalah kereta api menuju Jakarta, dan dari sanalah melanjutkan penerbangan ke Pangkal Pinang
"Harga Rp 1,5 juta masih terlalu mahal, di hari biasanya harga agak murah," ujarnya.
Harga tiket saat lebaran dianggap mengalami kenaikan senilai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Saat hari biasa, tiket pesawat dirasa lebih terjangkau.
Ia turut berkomentar perihal diskon tarif tiket pesawat yang selama ini tak begitu terasa selama lebaran.
Bila dibandingkan dengan tiket pesawat ke luar negeri, subsidi yang diberikan tak membuat tiket domestik jauh lebih murah.
Hal serupa juga diungkapkan penumpang tujuan Bangka Belitung Safrina.
Untuk mendapat tiket pesawat dengan harga terjangkau, dirinya lebih memilih memesan sejak sebelum Ramadan. Alhasil, mendapat harga Rp 1,5 juta.
"War tiketnya sejak sebelum lebaran, untungnya waktu libur kuliah tepat," ungkapnya.
Safrina mengaku kesulitan mencari tiket penerbangan langsung ke bandara tujuan. Lantaran tiket penerbangan transit cukup mahal. Ia berencana kembali ke Jogja antara tanggal 5 atau 6 April. Tujuannya, agar mendapat tiket dengan harga normal.
Sementara itu, General Manager YIA Ruly Artha menyampaikan, harga tiket pesawat saat Lebaran masih terjangkau.
Ia menyebut, harga tiket yang dilihat dari online ticket disebut similar. Anggapan ini berasal dari kebijakan diskon, Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJPU).senilai 50 persen.
"Kami mendukung program pemerintah mudik aman, jadi ada diskon tarif," ujarnya. (gas)
Editor : Bahana.