Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menu MBG Kering di Sentolo Kulon Progo Tuai Sorotan, Orangtua Siswa Kecewa Kurang Memenuhi Nilai Gizi

Anom Bagaskoro • Rabu, 25 Februari 2026 | 15:57 WIB

Menu MBG Kering di Kulon Progo. 
Menu MBG Kering di Kulon Progo. 

KULON PROGO - Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Kapanewon Sentolo dinilai tak optimal.

Menu MBG kering berupa roti, belimbing, pastel dan puding, memicu kekecewaan orangtua siswa.

Kekecewaan itu salah satunya dirasakan MB, orang tua siswa SD di Kapanewon Sentolo.

Keempat menu MBG tersebut diterima anaknya pada Selasa (24/2/2026).

 "Menurut saya makanan yang diberikan tidak bisa dikatakan bergizi," ucap MB, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, menu roti yang disisipkan di dalam MBG sama sekali tak mewakili gizi.

Bahkan hanya memenuhi sedikit unsur karbohidrat.

Termasuk pastel yang dianggap sebagai makanan ringan biasa.

Ia turut menyoroti, anggaran seporsi MBG yang seharusnya senilai Rp 15 ribu.

Dengan melihat MBG kering, dirinya menilai menu MBG tak lebih dari Rp 6 ribu.

Justru macam-macam komponen menu dianggap sebagai makanan ringan biasa atau mengarah ke jajanan pasar.

Hal inilah yang membuatnya kecewa dengan MBG kering selama Ramadan.

"Makanan yang saya siapkan saja sudah memenuhi gizi," ungkapnya.

Perempuan paro baya itu membandingkan makanan buatannya dengan program MBG. Dengan anggaran yang kecil dirinya justru dapat memanfaatkan untuk membuat makanan yang jauh lebih bergizi.

Menu serupa juga diterima SDN Gembongan. Kepala Sekolah SDN Gembongan Pri Hastuti Komarul mengaku program MBG menu kering telah diterima sekolah sejak Senin (23/2).

"Hari pertama menunya, satu roti, lima kurma, patties ayam, dan satu pudding melon," ungkapnya.

Berbeda dengan menu reguler, menu kering tak hanya berisi makanan.

Di dalam paket juga berisi kertas petunjuk konsumsi.

Petunjuk itu berisi himbauan konsumsi saat buka puasa dan mekanisme pengahatan makanan.

Menurutnya, menu MBG keting selama Ramadan hampir sama dengan menu hari sabtu, saat sekolah libur.

Kebanyakan menu berisi, makanan kering yang biasanya diberikan ke siswa pada hari Jumat.

Mekanisme penerimaan MBG kering juga cukup longgar.

Jika siswa tak masuk sekolah, orangtua dapat mengambil menu MBG kering ataupun makanan dititipkan pelajar lain yang bertetangga dengan siswa.

Sebelumnya, Kordinator Wilayah BGN Kulon Progo Aini Ambarwati menjelaskan, selama Ramadan menu MBG disesuaikan.

Lantaran, mayoritas siswanya menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga: Penyelundupan 90,2 Ton Kratom Terbongkar di Tanjung Emas Semarang, Wagub Jateng Dukung Penuh Penegakkan Aturan Kepabeanan

"MBG kering, dengan tetap meninjau komponen gizi," ungkapnya.

Aini menegaskan, BGN telah menetapkan standar gizi.

Sehingga, satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) selayaknya memperhatikan standar untuk menyusun menu MBG kering.

Perihal keluhan menu MBG yang dinilai tak wajar, pihaknya menduga kejadian itu karena presepsi orangtua.

Masih banyak masyarakat yang menganggap seporsi MBG bernilai Rp 15 ribu.

Kenyataannya, untuk porsi besar anggaran MBG Rp 10 ribu, dan porsi kecil Rp 8 ribu. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Menu MBG #Kulon Progo #Orangtua Siswa #sorotan #MBG kering #sentolo