KULON PROGO - Hujan berkepanjang menyebabkan bencana tanah longsor di Bumi Binangun.
Rumah Iswanto, di Padukuhan Puguh, Kalurahan Banjaroya Kapanewon Kalibawang terkena longsor.
Longsor menimbun sebagian besar kediamannya.
Beruntung tidak ada korban jiwa akibat longsor.
Pemilik Rumah Iswanto menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (16/2/2026).
Saat itu, dirinya sedang bekerja di luar rumah. Sedangkan istri dan kedua anaknya, berada di dalam rumah.
"Kalau kata istri ada suara pohon runtuh, disusul longsor yang menimbun bagian dapur," ucap Iswanto, saat ditemui Radar Jogja, Selasa (17/2/2026).
Iswanto menjelaskan, suara pohon roboh bmterdengar di sisi samping rumah yang berdekatan dengan tebing setinggi 10 meter.
Sesaat setelah suara, pohon mulai menimpa bagian atap dapur rumah.
Memiliki firasat bahaya, istri dan anak-anaknya lantasa keluar rumah untuk menghindari tebing.
Firasat itu benar, setelah pohon roboh, tanah longsor justru menerjang keseluruhan bagian dapur rumah.
Bangunan kayu dengan balutan anyaman bambu itu langsung porak poranda.
Bahkan, tertimbun tanah setebal 1,5 meter.
Material longsor berupa lumpur turut masuk ke dalam area ruang tamu dan kamar.
"Sudah ada firasat, jadi istri dan anak bisa evakuasi," ungkapnya.
Insiden longsor baru pertamankali dirasakan keluarga Iswanto.
Pihaknya menduga, longsor diakibatkan hujan lebat selama dua hari terakhir.
Terlebih di bagian atas tebing, air hujan melimpah ke bawah dan mengegrus tanah.
Akibat kejadian itu, Keluarga Iswanto terpaksa mengevakuasi diri ke rumah saudara.
Keluarganya juga berencana untuk memindahkan rumah ke area aman.
Lantaran, merasa khawatir setelah insiden longsor.
Sementara itu, Lurah Banjaroya Yohanes Pius Cahyo membenarkan insiden longsor di rumah milik Iswanto.
Longsor memang tak menyebabkan korban jiwa, namun memberikan kerugian materil yang sampai saat ini masih ditaksir.
"Sebagian rumahnya tertimbun longsor, termasuk kandang dan kambing yang berhasil dievakuasi setelah tertimbun," ungkapnya.
Pemkal Banjaroya berupaya mengusulkan perbaikan rumah untuk Iswanto.
Selain perbaikan, pemkal meminta agar Iswanto dapat berpindah ke lokasi lain yang tidak rawan longsor.
Pengusulan perbaikan rumah dipastikan melalui penanganan RTLH dan ditempatkan di area aman.
Cahyo mengungkapkan, insiden longsor di kalurahannya seringkali terjadi.
Namun, tahun ini hampir sama dengan tahun 2021 yang didapati banyak kerusakan akibat longsor. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva