Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jalan Desa Kalurahan Salamrejo Kulon Progo Segera Mulus, Program TMMD Sengkuyung 2026 Tahap 1 Berlangsung: Gencarkan Pembangunan Fisik dan Non Fisik

Anom Bagaskoro • Selasa, 10 Februari 2026 | 17:27 WIB
RABAT BETON: Dandim dan Wabup Kulon Progo simbolis menuangkan beton. 
RABAT BETON: Dandim dan Wabup Kulon Progo simbolis menuangkan beton. 

 

KULON PROGO - Jalan Desa Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo segera mulus.

Program TMMD Sengkuyung 2026 Tahap 1 berupa pengecoran jalan telah berlangsung.

Anggaran yang digelontorkan Rp 321 juta.

Sumbernya berasal dari APBD Provinsi kisaran Rp 75 juta, APBD Kabupaten kurang lebih Rp 182 juta, dan APB Kal senilai Rp 25 juta, serta Swadaya sekitar Rp 37 juta.

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan, Pemkab Kulon Progo berupaya mengejar ketertinggalan infrastruktur.

Bekerjasama dengan Kodim 0731 Kulon Progo, pemkab berupaya membangun fisik jalan desa pada Program TMMD Sengkuyung 2026 Tahap 1, di Kalurahan Salamrejo.

TMMD merupakan program lintas sektoral yang mengupayakan pembangunan di desa.

Program yang rutin digelar setiap tahun ini, dapat berjalan atas kolaborasi pemerintah daerah, TNI AD, dan masyarakat.

"Sudah puluhan tahun infrastruktur belum menjadi prioritas, maka sebisa mungkin kami prioritaskan," ucap Ambar, Selasa (10/2/2026).

Ambar menjelaskan, masalah Bumi Binangun paling banyak berupa keluhan infrastruktur rusak.

Baik jalan kabupaten ataupun desa. TMMD mengupayakan sinergi antar stakeholder untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur.

Dalam TMMD Sengkuyung Tahap 1, pemkab menggelontorkan dana senilai Rp 182 juta.

Sedangkan, TNI AD mengawal kegiatan untuk pembangunan target sasaran. Sinergi ini mengupayakan akses jalan desa dapat optimal.

Dandim 0731 Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma menjelaskan, TMMD Sengkuyung Tahap 1 memiliki lokus di Kalurahan Salamrejo.

Kegiatan yang berjalan selama 30 hari itu, menitik beratkan sasaran fisik dan non fisik.

Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan 487 meter lebar 3 meter. Kemudian pembangunan talud 229 meter, serta pengecatan fasilitas umum.

"Selain infrastruktur, terdapat sasaran non fisik berupa pelatihan serta sosialisasi," ungkapnya.

Lekol Inf Dyan menjelaskan, sasaran non fisik bertumpu pada pelatihan dan sosialisasi.

Salah satunya, sosialisasi dengan topik pencegahan stunting ataupun masalah penularan TBC.

Sementara itu, Lurah Salamrejo Dani Pristiawan mengungkapkan, jalan desa dibangun dalam program TMMD.

Jalan desa terletak di Padukuhan Salam yang berbatasan langsung dengan Kalurahan Tuksono. Pihaknya mempertimbangkan akses masyarakat dari dua kalurahan.

"Ini ada di perbatasan, jadi bermanfaat untuk masyarakat dua kalurahan," ungkapnya.

Dani menjelaskan, jalan yang dibangun awalnya telah rusak parah. Dulunya jalan berstatus kabupaten, namun diturunkan ke kalurahan.

Semakin lama, jalan mengalami kerusakan dan tak pernah ada kesempatan perbaikan.

Sehingga, pihaknya mengutamakan jalan tersebut dalam TMMD. Lantaran, menjadi akses ekonomi dan kebutuhan masyarakat. (gas)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Wakil Bupati Kulon Progo #non fisik #Kulon Progo #jalan desa #Dandim 0731 Kulon Progo #Kalurahan Salamrejo #Ambar Purwoko #pembangunan fisik #sentolo #TMMD Sengkuyung 2026 Tahap 1 #TMMD Sengkuyung 2026