Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

RSUD Wates Kulon Progo Buka Layanan Baru Operasi Minim Sayatan Dinilai Lebih Optimal dapat Diakses dengan Pengguna BPJS

Anom Bagaskoro • Rabu, 4 Februari 2026 | 16:21 WIB
PEMANTAUAN: Wakil Bupati Kulon Progo memantau pelayanan RSUD Wates. 
PEMANTAUAN: Wakil Bupati Kulon Progo memantau pelayanan RSUD Wates. 

KULON PROGO - RSUD Wates mengeluarkan layanan operasi minim sayatan yang dapat diakses seluruh masyarakat, termasuk pengguna BPJS.

Direktur Utama RSUD Wates Eko Budiyanto menjelasakan dengan teknologi minimal invasif, layanan pengobatan operasi dan bedah, jauh lebih efektif.

"Teknologi ini baru beroperasi beberapa bulan terakhir. Tindakan operasi tidak lagi dengan sayatan lebar," ucap Eko, Rabu (4/2/2026).

Eko menjelaskan, teknologi minimal invasif merupakan tindakan dalam operasi dengan cara bedah menggunakan sayatan yang kecil.

Teknologi ini menerapkan bedah dengan instrumen kamera endoskopi yang terhubung dengan layar monitor.

Proses bedah akan lebih jelas dan terukur, untuk menghindari sayatan yang terlalu lebar.

Pemanfaatan teknologi ini, diklaim memberikan kenyamanan bagi pasien.

Sayatan yang jauh lebih kecil dibandingkan sayatan operasi konvensional, sehingga berpegaruh pada proses penyembuhan.

"Luka bekas operasi sembuh lebih cepat dan optimal," tambahnya.

Teknologi invasif telah diterapkan pada swluruh layanan spesialis di RSUD Wates.

Mulai dari bedah umum, ortopedi, hingga urologi.

Setiap pelayanan yang membutuhkan bedah di spesialis dapat segera menggunakan teknologi minim sayatan.

Selain pemanfaatan di setiap spesialis, RSUD Wates dapat menjamin layanan minim sayatan terbuka untuk masyarakat luas. Khususnya pengguna BPJS di Kulon Progo.

Hal ini menjadi langkah penjaminan kesehatan bagi masyarakat Bumi Binangun.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan, kehadiran teknologi ini dalam upaya pemkab memberikan akses kesehatan bagi masyarakat.

Teknologi yang diterapkan di RSUD, harapannya dapat dioptimalkan untuk pelayanan masyarakat.

"Fasilitas RSUD tergolong lengkap standar nasional, jika terus berkembang naik standar internasional," ungkapnya.

Kendati memiliki fasilitas lengkap, Agung mrnyoroti RSUD Wates agar tak berpuas diri.

Pasalnya, ukuran keberhasilan rumah sakit bukan dari tingkat kunjungan masyarakat.

Justru rumah sakit dianggap sukses apabila menekankan unsur pencegahan untuk mengurangi jumlah orang sakit yang dirawat. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Bupati Kulon Progo Agung Setyawan #layanan baru #Kulon Progo #RSUD Wates #Operasi Minim Sayatan #Pemkab Kulon Progo #BPJS #pengguna bpjs #optimal