Pemkab Kulon Progo menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Pemerintah Pusat bersama BPJS Kesehatan sebagai bentuk apresiasi kepada daerah yang dinilai konsisten dan memiliki komitmen kuat dalam menjamin akses layanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan diberikan dalam UHC Award 2026 yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1). Pemkab diganjar penghargaan karena berdasar data per 31 Desember 2025 menunjukkan performa yang impresif dalam cakupan jaminan kesehatan.
Data per 31 Desember 2025 cakupan kepesertaan di Kulon Progo mencapai 98,92 persen. Adapun tingkat keaktifan peserta berada di angka 91,20 persen.
"Terima kasih atas kerja sama yang luar biasa dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo sehingga pencapaian kepesertaan Kabupaten Kulon Progo mencapai 98,92 persen dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 91,20 persen," ucap Kepala BPJS Kesehatan Kulon Progo Taufik, saat menyerahkan piagam penghargaan ke Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, di ruang kerja bupati, Kamis (29/1).
Taufik mengapresiasi, sinergitas yang terjalin selama ini. Ia berharap dukungan anggaran dan kolaborasi ini tetap terjaga demi mempertahankan, bahkan meningkatkan angka kepesertaan di tahun berikutnya.
"Untuk tahun ini, sesuai kriteria UHC Award 2026, kita masuk kategori Pratama. Semoga di 2027 bisa naik kelas ke kategori Madya," ujarnya.
Taufik juga mengingatkan masyarakat untuk proaktif memastikan status kepesertaan mereka agar tidak menemui kendala saat membutuhkan layanan medis. Guna mempermudah warga, BPJS Kesehatan menyediakan kanal komunikasi yang mudah diakses.
"Program JKN adalah program negara milik kita semua, mari kita dukung bersama demi kesehatan masyarakat Kulon Progo yang lebih baik," ucapnya.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh pihak.
"Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan masyarakat," ujarnya.
Agung menyatakan, prestasi ini menjadi motivasi besar bagi Pemkab untuk terus meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup seluruh warga Kulon Progo.
"Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan program JKN melalui dukungan anggaran, penguatan kebijakan, dan peningkatan mutu layanan kesehatan," ucapnya. (*/gas)
Editor : Heru Pratomo