Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Kulon Progo Targetkan Zero Jalan Rusak Tahun 2028, Gelontorkan Anggaran Perbaikan Jalan Rp 20,6 Miliar Tahun Ini

Anom Bagaskoro • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:40 WIB
TANGGAP: Wakil Bupati Kulon Progo meninjau Jalan Rusak di Kalurahan Srikayangan.
TANGGAP: Wakil Bupati Kulon Progo meninjau Jalan Rusak di Kalurahan Srikayangan.

KULON PROGO - Jalan rusak ramai diprotes warga, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo targetkan zero jalan rusak tahun 2028.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, di Aula Adikarto saat Konsultasi Publik RKPD 2027, Selasa (27/2/2026).

Ambar mengatakan, jalan rusak menjadi pekerjaan rumah Pemkab Kulon Progo, sejak era pasca otonomi daerah dimulai.

Namun, selama beberapa periode pemerintahan perbaikan jalan tidak optimal.

Kini perbaikan jalan pun akan digenjot. 

"Kami sadar, banyak jalan rusak berpuluh-puluh tahun, dan itu menjadi pekerjaan kami," ucap Ambar, saat ditemui Radar Jogja usai konsultasi publik, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya, selama puluhan tahun tak banyak pemeliharaan serta perawatan rutin.

Kerusakan dapat dilihat pada jalan kabupaten yang berlubang hingga tak adanya lapisan aspal.

Hal ini kerap ditemukan di wilayah utara Bumi Binangun.

Perbaikan jalan rusak ditargetkan selesai 2028.

Selama itu pula, pemkab berfokus pada perbaikan minor serta mayor pada jalan rusak.

Outputnya, tahun 2028 Kulon Progo tak ada lagi jalan rusak atau zero jalan rusak.

Baca Juga: Takut Air Minum Tercampur Mikroplastik? Ilmuwan Sudah Temukan Cara Menguranginya

"Jalan kabupaten 2028 sudah tidak ada lagi yang berlubang," ucapnya.

Ambar menjelaskan, program zero jalan rusak telah dimulai tahun 2026 ini.

Namun, kondisi fiskal daerah masih cukup minim akibat efisiensi.

Akan tetapi, program ini tetap berjalan dengan peningkatan anggaran dibanding tahun 2025 lalu.

Selain itu, program zero jalan rusak akan digenjot pada tahun 2027.

Dimungkinkan, pendapatan daerah dari sektor PAD, hingga transfer keuangan daerah akan difokuskan pada infrastruktur. Sehingga, target zero jalan rusak dapat tercapai.

Pihaknya juga menyiapkan skema perbaikan jalan dengan pengusulan ke pemerintah pusat.

Terdapat program perbaikan jalan berupa inpres jalan daerah hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dapat diakses.

"Semua potensi baik APBD ataupun APBN kami upayakan aksesnya," ujarnya.

Getolnya perbaikan jalan dianggap sebagai langkah membangun Kulon Progo.

Pasalnya, akses jalan yang baik dapat memutar roda perekonomian.

Di samping itu, akses yang baik memudahkan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulon Progo Septi Adi Jati Prabowo mengungkapkan adanya kenaikan anggaran perbaikan jalan tahun 2026.

Baca Juga: Takjil Sehat Rendah Gula: Buka Puasa Manis Alami Tanpa Risiko Diabetes

Tahun 2025 lalu, APBD menganggarkan Rp 17,7 miliar.

Tahun ini mengalami kenaikan menjadi Rp 20,6 miliar.

"Kenaikannya sekitar Rp 3 miliar, itu untuk rekonstruksi dan perbaikan jalan," ujarnya.

Data DPUPKP Kulon Progo menunjukkan total panjang jalan kabupaten mencapai 800 km.

Untuk zero jalan rusak, perlu perbaikan jalan sepanjang 240 km atau 30 persen. Lantaran, 30 persen inilah jalan mengalami kerusakan berat. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Wakil Bupati Kulon Progo #anggaran perbaikan #Kulon Progo #jalan rusak #Zero Jalan Rusak Tahun 2028 #DPUPKP Kulon Progo #Ambar Purwoko #Pemkab Kulon Progo