KULON PROGO - Warga sekolah SDN Kokap Kulon Progo merasa was-was.
Sebab, bangunan sekolah terancam longsor.
Di tambah hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah ini.
Sekolah usulkan ke Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) agar bangunan segera dilakukan revitalisasi.
Dampak longsor talud di SDN Kokap belum lama ini membuat bangun sekolah rusak parah dan semakin terancam.
Pemkab Kulon Progo mengusulkan, revitalisasi bangunan sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo Nur Wahyudi menyampaikan rehab SDN Kokap telah diusulkan ke Kemendikdasmen.
Sebelumnya upaya pengusulan dilakukan dengan cata inventarisir kerusakan serta potensi bencana yang ada.
"Rekahan semakin meluas dan menyebabkan bangunan Eks UPTD Kokap terdampak," ucap Nur, Selasa (20/1/2026).
Nur menjelaskan, kondisi SDN Kokap semakin parah akibat guyuran hujan di awal tahun.
Semula hanya halaman sekolah yang amblas serta muncul rekahan.
Kini halaman sekolah amblas semakin dalam akibat longsor pada talud halaman.
Dampaknya, gedung serbaguna Eks UPTD Kokap rusak parah akibat tembok jebol dihantam material longsor.
Akibat longsor itu, kondisi sekolah semakin mengkhawatirkan dan perlu penanganan cepat.
Pihaknya lantas menginventarisir kerusakan serta mengukur potensi bencana yang ada. Tujuannya, untuk mendapatkan solusi serta penyesuaian revitalisasi sekolah.
"Kami sudah sampaikan usulan rehab atau perbaikan SDN Kokap ke kementerian," ungkapnya.
Usulan dengan data lengkap membuat SDN Kokap mendapat perhatian khusus.
Kemendikdasmen sempat meninjau kondisi sekolah.
Melalui tinjuan dan hasil kordinasi, ditemukan solusi perbaikan sekolah melalui program revitalisasi nasional jalur kondisi bencana.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Kokap Surohim mengaku sempat menerima tinjauan dari Kemendikdasmen.
Tinjauan berkaitan dengan usulan revitalisasi bangunan SDN Kokap pasca bencana longsor.
"Kemarin sudah ditinjau, semoga segera ada tindaklanjut," ungkapnya.
Surohim berharap revitalisasi sekolah dapat disegerakan.
Lantaran, khawatir dengan kondisi tanah sekolah.
Mengingat hasil geologi emnunjukakn sekolah memiliki tanah lempung yang mudah longsor sewaktu-waktu. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva