Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penjual Bakmi di Kulon Progo Menerima Bantuan RTLH dari DPRD Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Kamis, 15 Januari 2026 | 16:30 WIB
Photo
Photo

KULON PROGO - HUT DPRD Kulon Progo ke-73 diperingati dengan penyaluran bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTLH).

Salah satu penerimanya, Ary Wuryanto,52, penjual bakmi kaki lima di Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo.

Penerima bantuan Ary Wuryanto menjelaskan, kediamannya masuk kategori RTLH.

Pasalnya, dari segi keluasan bangunan tak memadai untuk ditinggali tiga orang anggota keluarganya.

"Sebenarnya bukan rusak, hanya saja dindingnya masih sebagian kecil batako, yang lainnya anyaman bambu dan tempelan terpal," ucap Ary, saat ditemui awak media, Kamis (15/1/2026).

Ary menyampaikan, rumahnya dibangun tahun 2006 lalu.

Saat itu, dirinya membangun rumah dengan biaya seadanya.

Pembangunan menggunakan uang hasil keuntungannya berjualan bakmi jawa di sekitar rumahnya.

Tentu sebagai penjual bakmi, usahanya terbilang seret.

Membuat keuntungan dari berjualan bakmi hanya sedikit yang dapat disisakan untuk pembangunan rumah.

Alhasil, pembangunan mangkrak, sedangkan rumahnya harus ditinggali.

Untuk ditinggali, Ary melakukan pemasangan dinding batako ke 10% rumahnya.

Baca Juga: Janji Ahmad Luthfi Terpenuhi, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan Biaya Indekos Rp332,1 Juta

Namun, anggaran terbatas membuat pemasangan dinding dilanjutkan dengan elemen anyaman kayu serta banner bekas.

Tujuannya, menutup rumah agar angin dan panas dari luar tidak masuk.

"Usaha pasca covid juga belum pulih, jadi untuk makan sehari-hari susah," ungkapnya.

Ary menjelaskan, proses pengusulan bantuan RTLH sebenarnya telah diusulkan ke kalurahan sebelum pandemi Covid-19.

Akan tetapi, baru terealisasi sekarang saat DPRD Kulon Progo memperingati HUT.

Bantuan berwujud uang pembangunan untuk atap, lantai, dan dinding senilai Rp 7,5 juta telah diterima Ary.

Pihaknya berusaha mengoptimalkan bantuan, untuk memperbaiki atap sekaligus membuat rumah agar tertutup lebih baik.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kulon Progo Suharto menyampaikan, pihaknya menggandeng BAZNAS Kulon Progo ikut serta dalam membantu RTLH.

Penyaluran bantuan ini, bertepatan dengan HUT DPRD Kulon Progo ke-73.

Menurutnya, penyaluran bantuan RTLH cukup tepat sasaran.

Lantaran, empat penerima tinggal di RTLH, dengan penghasilan minimalis.

Bantuan yang disalurkan merupakan wujud komitmen anggota legeslatif dalam menampung aspirasi masyarakat, khususnya penyediaan hunian sehat.

"Bantuan RTLH senilai Rp 67,5 juta, untuk empat penerima," ungkapnya.

Sebanyak empat warga, dua dari Kapanewon Pengasih dan dua dari Sentolo telah menerima bantuan RTLH.

Dari empat penerima, tiga diantaranya menerima bantuan senilai Rp 20 juta, sedangkan satu penerima mendapat Rp 7,5 juta.

Suharto berharap, bantuan dapat meringankan beban rehab rumah.

Idealnya rumah memiliki luasan, serta ventilasi yang cukup.

Diharapkan, warga penerima mempertimbangkan konsep rumah sehat selama pembangunan. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#bantuan RTLH #Kulon Progo #DPRD Kulon Progo #BAZNAS Kulon Progo #Penjual Bakmi #HUT DPRD Kulon Progo