KULON PROGO - Volume sampah saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melonjak. Hal ini karena masyarakat memilih titip buang sampah di pasar.
"Dari pengelola melaporkan, banyak warga yang membuang sampah di kontainer sampah pasar," ucap Kepala UPTD Persampahan dan Pertamanan DLH Kulon Progo Budi Purwanta Rabu (7/1).
Menurutnya, warga titip sampah di pasar bukanlah hal baru. Dia menduga, masih banyak masyarakat yang belum berlangganan layanan penjemputan sampah ataupun belum membayar retribusi.
Karena kejadian ini, kontainer bisa penuh kurang dari seminggu. Padahal, pengangkutan dijadwalkan seminggu sekali dan dibuang ke TPA Banyuroto. "Contohnya Pasar Bendungan, baru lima hari sudah penuh," ucapnya.
Budi menjelaskan, warga yang nekat membuang sampah di kontainer pasar diperkirakan juga terjadi di pasar lainnya. Hal serupa juga pernah terjadi di Pasar Wates beberapa waktu lalu.
Dengan kejadian itu, jumlah sampah selama Nataru semakin meningkat. Lonjakannya pun disebut mencapai 20 persen. Padahal di hari normal, sampah hanya sekitar 30-33 ton. Mayoritas organik dari sampah rumah tangga. “Momen Nataru, timbulan sampah mencapai 40 ton per hari,” bebernya. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita