Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kalurahan Bugel Punya Wadah Regenerasi melalui Greenhouse Melon Premium, Ubah Stigma Petani Tradisional

Anom Bagaskoro • Minggu, 4 Januari 2026 | 09:10 WIB

 

Ketua Kelompok Tani Muda melakukan perawatan tanaman melon greenhouse.
Ketua Kelompok Tani Muda melakukan perawatan tanaman melon greenhouse.
 

 

 

 

 

Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan punya cara unik dalam regenerasi petani. Melalui wadah Kelompok Tani Muda (KTM) Satria Bugel, pemuda-pemudi diajak mengembangkan pertanian melon kualitas premium.

 

Ketua KTM Satria Tri Erfin Ardiyanto menyampaikan, kelompok tani muda awalnya dibentuk dari kegiatan karangtaruna. Saat itu, Erfin telah membudidayakan tanaman melon dengan metode greenhouse.

Melihat potensi dari hasil budidaya pribadi, memantik anak muda lainnya tertarik dalam bertani. "Awalnya dari usaha pribadi, dilanjutkan dengan pengembangan ke kelompok tani muda," ucap Erfin, saat ditemui Radar Jogja, Jumat (2/1).

 Baca Juga: Kobbie Mainoo Tegaskan Tidak Ingin Tinggalkan Manchester United dan Bertekad Bangkit Bersama Setan Merah Asuhan Ruben Amorim

Erfin menyampaikan, kelompok tani muda mulai dibentuk sejak 2024 lalu. Saat itu, hanya segelintir anggota yang mengikuti kegiatan kelompok tani muda. Awalnya, kegiatan berfokus pada pembelajaran budidaya tanaman melon dan semangka dengan metode greenhouse.

 

Pemilihan komoditas melon dan semangka, bukan tanpa alasan. Wilayah Kalurahan Bugel merupakan, daerah pesisir pantai dengan karakteristik tanaman berpasir. Di samping itu, masyarakat sekitar telah akrab dengan tanaman tersebut. "Paling banyak menanam cabai, tapi ada juga melon dan semangka," ungkapnya.

 

Mayoritas petani pesisir memiliki rentang waktu umur 40-60 tahun. Tentu, mereka memiliki pengalaman dalam mengarap lahan. Namun, mereka juga memiliki kendala pemahaman, terutama wawasan pertanian yang mampu meningkatkan nilai jual.

 Baca Juga: Liburan Usai, Dompet Boncos? Ini Cara Bijak Pulihkan Keuangan

Dari dasar itu, kelompok tani muda termotivasi menerapkan kegiatan dengan orientasi regenerasi petani. Di samping itu, kegiatan tani muda mencoba menerapkan beragam inovasi pertanian.

Khususnya pada komoditas melon atau semangka dengan budidaya metode greenhouse serta hidroponik. "Sekarang anggotanya bertambah, ada 20 orang kebanyakan pelajar," ungkapnya.

 Baca Juga: Menuju Stadion Modern, Desain Renovasi Stadion Wergu Wetan Kudus Resmi Diluncurkan

Berkat kegiatan kelompok tani itu, kepercayaan anak mida untuk terjun ke pertanian bertambah. Terbukti dengan bertambahnya jumlah anggota kelompok. Di samping itu, kegiatan kelompok mulai bervariatif.

 

Bahkan berkat kegiatan yang bervariatif, beragam bantuan dari akademisi diterima oleh Kelompok Tani Muda Satria. Diantaranya, bantuan sarpras greenhouse pertanian melon dari UGM hingga bantuan sarpras pertanian hidroponik dari UMY. (gas/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Petani Muda #Bugel #Kulon Progo #greenhouse #Melon #Panjatan #ktm #Satria