KULON PROGO - Hujan sejak Kamis (1/1/2026) sore, menyebabkan rumah milik warga Hargotirto, Kapanewon Kokap dihantam longsor.
Tebing setinggi puluhan meter nyaris mengubur rumah milik Sandi, 49, itu.
Pemilik rumah, Sandi menyampaikan, longsor yang menimpa kediamannya terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, Jumat (2/1/2026).
Saat itu, keluarganya tengah beristirahat di kamar masing-masing.
"Ada suara keras dari samping rumah, tepatnya di ruang tengah dan dapur," ucap Sandi, saat ditemui Radar Jogja di kediamannya, Jumat (2/1/2025).
Sandi menjelaskan, suara keras membuat keluarganya terbangun.
Ketika membuka pintu kamar tidur, keluarganya sadar material longsor telah masuk rumah.
Bahkan dinding bata berbalut gebyok terdorong material longsor hingga ambrol.
Kondisi itu, membuat keluarganya yang berjumlah lima orang kaget.
Beruntung keluarganya saat itu tidak ada yang beristirahat di ranjang tidur ruang tengah, karena kondisinya tertimpa material longsoran.
Longsor lantas tak berhenti begitu saja.
Dini hari itu, dipenuhi guguran longsor susulan.
Bahkan tak hanya dinding rumahnya roboh, tiang penyangga kayu ikut patah.
Material longsor juga mendesak perabotan lain untuk di evakuasi.
"Dinding roboh, tiangnya patah, dan perabotnya terkena longsor," ucapnya.
Tebing setinggi 20 meter dengan lebar 10 meter, terus memberikan longsor susulan.
Alhasil, keluarganya melakukan evakuasi sementara di rumah tetangga.
Keesokan harinya, keluarganya mulai evakuasi barang yang dapat diselamatkan.
Dibantu warga, material longsor berupa tanah dan batu setinggi atap turut dibersihkan.
Pihak keluarga memprediksi, pembersihan memakan waktu berbulan-bulan.
Sebenarnya, longsor bukan kali pertama terjadi di rumahnya.
Lantaran, sudah tiga kali terjadi.
Namun, insiden longsor kali ini cukup besar dan berdampak ke keluarganya.
Jika terjadi hujan kembali, keluarganya was-was dan mengusahakan evakuasi ke tempat aman.
Sementara itu, Dukuh Teganing 1 Sugiyati mengatakan longsor selain berdampak ke rumah Sandi, juga berdampak pada jalan sekitar.
Sehingga akses tertutup dan membuat rumah dua KK terisolir.
"Ada dua titik longsor jalan dan rumah, paling parah berdampak ke rumah warga," ungkapnya.
Sugiyati menyampaikan, penyebab longsor diduga akibat hujan deras sejak sore hingga malam hari. Akan tetapi, longsor terjadi pasca hujan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva