KULON PROGO - Gegana Polda DIY melakukan sterilisasi di beberapa gereja di Bumi Binangun.
Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kondusivitas selama ibadah natal nanti.
Panit Jibom Gegana Ipda Muji Sukamto menyampaikan, pihaknya menyiapkan enam personel dan tambahan dari Polres Kulon Progo untuk sterilisasi gereja.
Terdapat enam gereja di empat kapanewon yang ditargetkan disterilisasi.
"Kami menyasar Kapanewon Wates, Sentolo, Nanggulan, dan Kalibawang," ucap Ipda Kamto, saat ditemui awak media di Gereja Kristen Jawa Wates, Senin (22/12/2026).
Ipda Kamto menyampaikan, sterilisasi menyisir area dalam dan luar gereja.
Di area dalam, personel memulai sterilisasi di panggung dan mimbar.
Kemudian penyisiran mengarah ke area bangku, hingga pintu masuk atau keluar.
Personel juga ditugaskan menyisir halaman gereja.
Utamanya, bagian yang tertutupi di area luar, seperti tanaman hingga pot bunga.
Lantaran, seringkali ditemukan barang mencurigakan di area tersebut.
Dalam sterilisasi, Gegana menggunakan deteksi miror untuk melihat barang mencurigakan di area sulit terjangkau.
Baca Juga: Libur Sekolah, MBG Tak Ikut Libur: Opsi Delivery ke Rumah Mulai Dikaji
Selain itu, personel menggunakan metal detector untuk menyisir barang yang berpotensi membahayakan pengunjung gereja.
Dalam sterilisasi itu, tak ditemukan barang mencurigakan.
Hal serupa juga diungkapkan, Kapolsek Wates Kompol Ngadi mengungkapkan, sterilisasi gereja telah digunakan untuk menjaga kondusivitas aktivitas gereja.
Dua gereja di Kapanewon Wates yang telah disterilisasi, dipastikan aman selama ibadah natal nanti.
"Pemeriksaan aman dan kondusif, setelah ini serah terima ke keamanan bagian dalam," ungkapnya.
Pasca sterilisasi, gegana melakukan serah terima.
Tujuannya, agar keamanan bagian dalam tetap terjaga.
Keamanan bagian dalam melibatkan unsur gereja serta kepolisian setempat.
Pihaknya juga mengimbau, agar gereja mampu mengenali jemaatnya.
Jika ditemukaan, jemaat tidak dikenal diharapkan berkordinasi dengan kepolisian.
Sementara itu, Pendeta GKJ Wates Martinus Dwi Anggara mengungkapkan apresiasinya.
Lantaran, sterilisasi bertujuan memastikan ibadah natal berlangsung aman dan kondusif.
"Sebagai perwakilan gereja kami berterimakasih, pelaksanaan ibadah dapat aman," ungkapnya. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva