KULON PROGO - Insiden nahas menimpa warga Kalurahan Sidoharjo, Samigaluh berinisial MRH, 16, Kamis (18/12). Siswa sekolah menengah pertama (SMP) itu ditemukan tewas tenggelam di objek wisata Menoreh River Camp, Pagerharjo, Samigaluh.
Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko menyampaikan, semula korban dan kedua temannya berkunjung ke Menoreh River Camp. Objek wisata air itu, masih dalam proses pembangunan. Tanpa pengawasan orang tua ataupun guru, ketiganya bermain di area berbahaya. "Sekitar pukul 12.30 korban dan temannya bermain di sekitar bendung," ucap Sarjoko Kamis (18/12).
Baca Juga: Jelang Hari Ibu, Ini Tips Memilih Kado Yang Diberikan agar Lebih Bermakna
Dia menyebut, kedalaman air di bendung tersebut diperkirakan mencapai enam meter. Tak mengetahui kedalaman air, korban dan satu temannya nekat menceburkan diri ke dalam bendung. Sedangkan satu teman korban lain menunggu di bibir sungai.
Aksi nekat itu, berujung insiden. Korban dan satu temannya tenggelam, akibat tak bisa berenang. Sebenarnya, teman korban yang masih berada di atas sungai telah mencoba menyelamatkan. "Teman korban bisa menyelamatkan satu korban, sedangkan MRH tak dapat diselamatkan," ungkapnya.
Baca Juga: Coretax Jadi Sorotan, Direktorat Jenderal Pajak Dorong Wajib Pajak Segera Aktivasi Akun
Kejadian itu, lantas dilaporkan teman korban melalui warga sekitar. Warga yang hendak menyelamatkan korban, harus menguras sebagian air bendung yang masih terkumpul. Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 14.00. Kemudian dibawa ke Puskesmas Samigaluh 2 untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Namun, nasib korban tak bisa diselamatkan. Tim medis menyatakan MRH telah meninggal dunia dengan tidak ada denyut nadi dan henti jantung. Diduga korban kehilangan nyawa pasca-tenggelam di bendung. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita