Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Sonyo Kalurahan Jatimulyo Kulon Progo Patungan Perbaiki Jalan Kabupaten

Anom Bagaskoro • Kamis, 11 Desember 2025 | 22:45 WIB
JENGKEL: Warga Padukuhan Sonyo kerja bakti memperbaiki jalan.
JENGKEL: Warga Padukuhan Sonyo kerja bakti memperbaiki jalan.

KULON PROGO - Warga Padukuhan Sonyo, Kalurahan Jatimulyo hilang kesabaran.

Mereka melakukan penggalangan dana untuk memperbaiki Jalan Branti-Gondangan yang merupakan jalan kabupaten, Kamis (11/12/2025).

Pantauan Radar Jogja di lokasi kerja bakti perbaikan jalan, menunjukkan puluhan masyarakat yang berjibaku melakukan pengecoran jalan.

Melakukan gotong royong, warga mampu menyulap jalan yang sebelumnya beralaskan batuan tajam berubah menjadi beton setebal 10 cm.

Perwakilan Karang Taruna Padukuhan Sonyo Satriyo menjelaskan, Jalan Branti-Gondangan di Padukuhan Sonyo, kerap disapa sebagai Jalan Sonyo-Gunung Kelir telah rusak sejak lama.

Akan tetapi, kerusakan justru terkesan dibiarkan oleh Pemkab Kulon Progo.

"Sudah rusak sejak 15 tahun lalu, ada perbaikan sekitar tahun 2015 tapi hanya di titik-titik tertentu," ucap Satriyo, saat ditemui Radar Jogja di lokasi kerja bakti, Kamis (11/12/2025).

Satriyo menyampaikan, kerusakan yang tak kunjung disambut perbaikan membuat warga Padukuhan Sonyo gusar.

Alhasil, warga memilih tak berpangku tangan dengan menunggu bantuan dari pemkab.

Warga justru memilih menyisihkan uang pribadi untuk pembangunan.

Sekitar Rp 20 juta mampu terkumpul dari sumbangan warga.

Selain mengumpulkan uang secara swadaya, karang taruna juga melakukan penggalangan dana.

Masyarakat dari luar daerah, secara sukarela memberikan sumbangan melalui rekening yang disediakan.

Alhasil terkumpul anggaran untuk perbaikan jalan.

"Sudah terkumpul anggaran total sekitar Rp 30 juta, kami berterimakasih ke masyarakat dan donatur," ucapnya.

Anggaran puluhan juta rupiah itupun langsung digunakan untuk membeli material, berupa semen, pasir, hingga batu.

Sedangkan, pekerjaan pengecoran jalan dilakukan secara gotong royong.

Pihaknya memprediksi pengecoran jalan akan berlangsung selama seminggu ke depan.

KOMPAK: Warga Padukuhan Sonyo kerja bakti memperbaiki jalan dengan dana swadaya masyarakat.
KOMPAK: Warga Padukuhan Sonyo kerja bakti memperbaiki jalan dengan dana swadaya masyarakat.

Karang Taruna saat ini masih membuka peluang penggalangan dana.

Hal ini dilakukan untuk mengupayakan perbaikan jalan.

Lantaran, kerusakan Jalan Branti-Gondangan sepanjang tiga kilometer.

Sehingga, masih memerlukan sejumlah anggaran.

Selagi melakukan penggalangan, masyarakat juga masih menunggu perhatian pemerintah.

Pasalnya, jika mengandalkan donasi, perbaikan jalan tak mungkin selesai.

Pihaknya berharap, agar Pemkab Kulon Progo segera melakukan tindak lanjut.

Sementara itu, salah satu warga Sukidi menjelaskan kerusakan Jalan Branti-Gondangan sudah tak bisa ditolerir.

Pasalnya, jalan telah kehilangan lapisan aspal.

Kondisi ini membuat batuan dasar aspal naik ke permukan.

Akibatnya, jalan dipenuhi batu membuat kendaraan mudah tergelincir.

"Kami dari Bamuskal sebelumnya telah melakukan pengusulan," ungkapnya.

Sebenarnya, pengusilan perbaikan jalan telah dilakukan setiap tahun.

Bahkan usulan menjadi program prioritas yang dibawa oleh kalurahan ke kabupaten.

Akan tetapi, saat sampai di kabupaten, program tak menjadi prioritas. Alhasil, perbaikan jalan tak kunjung terjadi. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kalurahan Jatimulyo #Kulon Progo #patungan #Perbaiki Jalan Kabupaten #Penggalangan Dana #Pemkab Kulon Progo #Warga Sonyo