KULON PROGO - Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kulon Progo segera melakukan penggalangan dana bantuan bencana Sumatera.
Hal ini, diungkapkan saat Upacara HUT Korpri ke-54 di Alun-Alun Wates, Senin (1/12/2025).
Wakil Ketua Korpri Kulon Progo Sudarmanto membenarkan rencana penggalangan dana tersebut.
Hal ini sejalan dengan tema HUT Korpri yang bertajuk, Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju.
"Menyikapi bencana di Sumatera, surat edaran sedang kami buat hari ini," ucap Sudarmanto, Senin (1/12/2025).
Sudarmanto menjelaskan, penggalangan dana di kalangan pegawai Pemkab Kulon Progo sudah sering terjadi.
Biasanya penggalangan dilakukan melalui OPD dan disalurkan melalui Korpri.
Penggalan akan diwujudkan ke berbagai bantuan, untuk menyikapi kondisi sosial masyarakat.
Misalnya, bantuan kebencanaan, hingga urusan fasilitas umum.
Pada kasus bencana Sumatera, Korpri Kulon Progo menganggap insiden itu menjadi tanggungjawab bersama.
Selayaknya, Korpri akan menggelar penggalangan secara sukarela ke pegawai.
Dengan penggalanangan tersebut, akan dikirimkan sebagai bantuan ke masyarakat terdampak bencana Sumatera.
"Kemungkinan besok sudah mulai penggalangan," ucapnya.
Sudarmanto menjelaskan, penggalangan merupakan respon cepat.
Utamanya, di HUT Korpri ke-54, Kulon Progo telah menggelontorkan sejumlah bantuan dari pegawai.
Mulai dari bantuan untuk panti asuhan hingga masyarakat. Sehingga, penggalangan untuk Bencana Sumatera tak akan dianggap menjadi beban.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan Korpri memiliki dimensi solidaritas yang tinggi.
Tentu, dimensi ini yang menetukan sikap Korpri dalam menanggapi isu sosial masyarakat.
Utamanya, ajakan nasional dalam distribusi bantuan ke Sumatera.
"Korpri Kulon Progo sudah mempersiapkan SE untuk penggalangan dana sukarela," ucapnya.
Agung menyampaikan, bencana di Sumatera meripakan isu nasional.
Keikutsertaan daerah lain, diperbolehkan dalam rangka membantu percepatan pemulihan pasca bencana.
Dalam hal ini, melalui Korpri bantuan akan disalurkan.
Target donatur, merupakan pegawai di lingkup Pemkab Kulon Progo.
Akan tetapi, Agung menegaskan tak ada unsur paksaan atas penggalangan dana.
Pegawai diharapkan secara sukarela memberikan dana bantuan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva