KULON PROGO - BPBD Kulon Progo merilis empat kejadian bencana longsor di Perbukitan Menoreh Senin (24/11). Kejadian longsor tercatat selama 24 jam terakhir.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo Budi Prastawa menyebut, empat bencana longsor terjadi di Kalurahan Jatimulyo sebanyak dua titik. Kemudian satu titik di Kalurahan Pendoworejo, dan satu titik di Kalurahan Giripurwo.
Dari empat titik itu, longsoran paling parah terjadi di Kalurahan Giripurwo. Lantaran, material longsor nyaris menjebol dinding kayu rumah milik Adi Pawiro, warga Padukuhan Kebonromo.
Sebelumnya, hujan lebat di wilayah itu terjadi sejak sore hingga malam pada Minggu (23/11). Sekitar pukul 20.05, terjadi guguran kecil dari tebing setinggi 10 meter samping rumah korban. Guguran kecil berlanjut menjadi longsor.
Baca Juga: Pesawat Tempur Rafale Gelombang Pertama Dijadwalkan Tiba di Indonesia Awal Tahun
Dampaknya, longsoran menabrak dinding gebyok kayu hingga rusak parah. Pemilik rumah terpaksa berpindah ke tempat aman untuk evakuasi diri. Material longsoran lantas dievakusi dengan gotong royong oleh masyarakat.
"Satu kejadian longsor juga menimpa kompleks Kalurahan Jatimulyo," ungkapnya.
Baca Juga: Air Laut Pantai Baron Berwarna Coklat Keruh, Wisata Terdampak dan PDAM Hentikan Distribusi Sementara
Longsor juga terpantau merusak fasilitas parkir di Kalurahan Jatimulyo. Talut penahan tanah di kalurahan ambrol. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita