Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Erupsi Semeru Tak Ganggu Penerbangan di YIA, Hasil Paper Test Abu Vulkanik Menunjukkan Kondisi Negatif

Anom Bagaskoro • Jumat, 21 November 2025 | 03:22 WIB

 

PARKIR: Pesawat udara berhasil mendarat di Yogyakarta International Airport.
PARKIR: Pesawat udara berhasil mendarat di Yogyakarta International Airport.

KULON PROGO – Erupsi Gunung Semeru dipastikan tidak mengganggu operasional penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA).

Pengelola bandara memastikan bahwa pergerakan pesawat tetap berjalan normal tanpa adanya paparan abu vulkanik.

General Manager YIA Ruly Artha mengatakan, hingga kemarin (20/11), tidak ditemukan indikasi adanya dampak erupsi Semeru terhadap keselamatan penerbangan.

Erupsi gunung yang terjadi pada Rabu (19/11/2025) tersebut langsung direspons dengan serangkaian prosedur mitigasi.

"Sehubung erupsi Semeru, kami sampaikan penerbangan di bandara normal dan lancar," ucap Ruly, Kamis (20/11/2025).

Ruly menjelaskan, sejumlah mitigasi penerbangan telah dilakukan untuk memastikan keamanan penumpang. Salah satunya dengan uji paper test Volcano Ash.

Tujuannya, memastikan partikel abu vulkanik dari erupsi tak mengganggu udara di sekitar lalu lintas penerbangan.

Uji tersebut dilakukan dengan menggunakan kertas dan dipaparkan di udara. Apabila, didapati abu vulkanik maka hasil paper test bersifat positif.

Dengan itu, penerbangan pesawat bisa ditunda.

"Beberapa kali paper test menunjukkan hasil negatif, sehingga penerbangan dapat berjalan normal," ungkapnya.

 Baca Juga: Akses JJLS Kian Memudahkan Wisatawan Kunjungi Wisata Pantai, Kini Gunungkidul Siap Menyambut Libur Akhir Tahun: Ini Persiapan yang Dilakukan..

Pengujian partikel abu vulkanik dilakukan oleh beberap unit. Di antaranya, unit pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadam kebakaran (PKP-PK) serta apron movement control (AMC).

Pengujian telah dilakukan selama empat sesi, dan diulangi selama operasional bandara.

Kendati begitu, pihaknya tetap akan berkordinasi dengan Airnav dan BMKG untuk memastikan kondisi angin dan cuaca.

Di samping itu, penumpang diharapkan agar memantau jadwal penerbangan setiap maskapai. (gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Bandara #Erupsi Semeru #YIA #penerbangan #Abu Vulkanik