KULON PROGO - Petani di Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kulon Progo panen raya cabai keriting, Kamis (13/11/2025).
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Muhammad Agung Sunusi menjelaskan, panen raya dilakukan untuk menunjukkan potensi Kulon Progo.
Panen tahun ini, menunjukkan angka produktivitas pertanian cabai di Kulon Progo melebihi rata-rata nasional.
Lantaran, Kulon Progo merupakan daerah penghasil komoditas cabai. Mulai dari cabai merah keriting hingga cabai merah rawit.
"Ini panen raya cabai merah keriting, kurang lebih 350 hektare," ucap Agung, Kamis (13/11/2025).
Agung mengungkapkan, panen raya kali ini tak hanya dilakukan sekali dalam setahun.
Lantaran, siklus tanaman cabai dapat dipanen 20 kali, setiap minggunya.
Sehingga, selama satu bulan ke depan ketersediaan cabai terjamin.
Panen raya sengaja dipilih di Bumi Binangun.
Lantaran, Kulon Progo merupakan wilayah penghasil komoditas cabai.
Secara nasional, Kulon Progo merupakan salah satu champion cabai dari 22 daerah.
Jika daerah penghasil cabai defisit, maka Kulon Progo menjadi daerah penyangga secara nasional.
Di samping itu, angka produktivitas cabai di Bumi Binangun termasuk paling top.
Lantaran, produktivitas lahan untuk pertanian cabai melebih rata-rata nasional.
Dalam satu hektar pertanian cabai, rata-rata nasional menunjukkan angka 8 ton. Namun, di Kulon Progo berkisar 12-14 ton per hektare.
"Harga sekarang juga memberikan keuntungan, tanpa membebani konsumen," ungkapnya.
Kondisi harga komoditas cabai secara nasional juga kompetitif.
Menurutnya, harga cabai memberikan keuntungan bagi petani.
Lantaran, idealnya harga cabai di angka Rp 12-15 ribu.
Harga itu, mampu mencukupi beban produksi. Dengan harga sekarang di angka Rp 28 ribu, petani tak merugi sedangkan pembeli tak keberatan.
Sementara itu, Champion Cabai Kulon Progo Sukarman menyampaikan, pertanian cabai di Kulon Progo cukup produktiv.
Hal ini dibuktikan dengan hasil panen cabai asal Kulon Progo mencapai 15 ton, di tanggal 12 November lalu.
"Ini memang memasuki masa panen untuk wilayah Kulon Progo," ungkapnya.
Produktivitas pertanian cabai terbilang cukup moncer di banding daerah lain.
Lantaran, untuk cabai merah keriting produktivitas mencapai 15 ton per hektar.
Sedangkan cabai merah rawit mencapai 8 ton per hektar. Hal ini melebihi rata-rata nasional. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva