KULON PROGO - Dampak hujan lebat di Bumi Binangun, menyebabkan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan.
Salah satunya, Ruas Jalan Krembangan-Milir Padukuhan Krembangan, Kalurahan Krembangan, Kapanewon Panjatan yang amblas akibat jembatan saluran air rusak.
"Jalan mengalami amblas, karena jembatan di atas saluran air patah," ungkap Kepala BPBD Kulon Progo Setiawan Tri Widada, Senin (3/11/2025).
Kondisi jalan berukuran 4,5 meter tersebut amblas separuh badan jalan.
Akibatnya, akses kendaraan terkendala.
Hanya separuh jalan yang dapat dilalui kendaraan untuk lalu lintas kendaraan.
Kerusakan ini dapat terlihat, dengan kondisi aspal yang amblas dengan panjang 10x3 meter.
Penyebab kerusakan jalan diakibatkan oleh curah hujan deras di Bumi Binangun akhir-akhir ini.
Air hujan membuat beberapa saluran air membeludak.
Di titik jalan amblas, jembatan dihantam gerusan air limpahan banjir.
Akibatnya, pondasi jembatan roboh hingga berdampak pada aspal jalan di atasnya.
Baca Juga: Ditarik Delapan Kuda, Kereta Sakral Rata Pralaya Iringi Perjalanan Terakhir Raja Pakubuwono XIII
Kondisi kerusakan jalan, berpotensi terus meluas.
Lantaran, saluran masih dipenuhi limpahan air.
Mengakibatkan potensi tergerusnya jembatan dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulon Progo Septi Adi Jati Prabowo membenarkan kerusakan Jalan Krembangan-Milir.
Kerusakan diakibatkan oleh gerusan air pda pondasi jembatan.
"Pondasi jembatannya tergerus," ujarnya.
Kondisi itu, membuat pihaknya melakukan pengalihan arus kendaraan.
Lantaran, sewaktu-waktu jalan dapat terputus akibat kerusakan yang meluas.
Kendaraan roda empat bermuatan berat dilatang melewati jalan tersebut.
Untuk sementara waktu, titik amblasnya jalan telah dipasangi garis polisi.
Hanya kendaraan roda dua yang dapat melewati jalan tersebut.
DPUPKP segera menindaklanjuti kerusakan jalan, dengan pengajuan anggaran perbaikan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva