KULON PROGO - Pembentukan sekolah rakyat (SR) di Bumi Binangun mencapai titik terang.
Dipastikan lokasinya berada di Kapanewon Lendah dengan memanfaatkan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Gulurejo.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kulon Progo Aris Nugroho menjelaskan, saat ini tengah memasuki tahap lelang pekerjaan. SR akan dibangun langsung oleh Kementerian PU.
"Ini sudah memasuki masa lelang langsung oleh Kementerian PU, sudah tayang lelangnya," ucap Aris, saat ditemui awak media, Jumat (31/10/2025).
Aris menjelaskan, Kementerian Sosial sebagai leading sektor telah bekerja sama dengan Kementerian PU dalam pembangunan SR nanti.
Info terakhir yang didapatkan Pemkab Kulon Progo, peletakan batu pertama akan dilaksanakan November nanti. Dimungkinkan, Presiden RI Prabowo Subianto datang berkunjung.
Proses pembangunan sekolah rakyat nantinya dikawal langsung oleh Kementerian PU. Dalam hal ini, pengerjaan akan dikebut sesuai target yang ditetapkan. SR diharapkan dapat beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 nanti.
"Dimungkinkan dapat beroperasi, sekitar Juli 2026 mendatang," ungkapnya.
Secara gamblang, Aris menjelaskan SR akan berbentuk komplek pendidikan. Hal ini, memastikan kondisi SR di Kulon Progo berbeda dengan daerah lain.
Lantaran, SR Kulon Progo termasuk rujukan bagi sekolah-sekolah lain. Khususnya, untuk siswa jenjang pendidikan SMA Sederajat.
Baca Juga: Telaga yang Tak Sekadar Air: Pergulatan Warga Trowono Menjaga Napas Alam
Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko membenarkan kondisi itu.
Proses lelang telah dilakukan Kementerian PU RI. Harapannya, November sekolah rakyat dapat dimulai pembangunannya.
"Semoga nanti, bisa dihadiri presiden," ungkapnya.
Ambar mengungkapkan, Pemkab Kulon Progo mendukung pembangunan SR. Selama beberapa bulan terakhir, pengecekan lokasi tanah telah dilakukan. Diputuskan, SR akan dibangun di Kalurahan Gulurejo. (gas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita