Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dituntut Pelayanan Cepat, Namun Damkarmat Kulon Progo Punya Pos Damkar dan Armada Terbatas

Anom Bagaskoro • Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:46 WIB
HEROIK: Petugas Damkarmat Kulon Progo menyelamatkan bangunan terbakar. 
HEROIK: Petugas Damkarmat Kulon Progo menyelamatkan bangunan terbakar. 

KULON PROGO - Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kulon Progo punya tuntutan besar saat bertugas.

Saat memberikan pelayanan dituntut untuk bergerak cepat, khususnya dalam penanganan kebakaran.

Kendati begitu, pos damkar di Kulon Progo masih terbatas untuk bisa menjangkau seluruh wilayah Bumi Binangun.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Pemadaman Kebakaran Penyelamatan BPBD Kulon Progo Eko Susanto menyebut, timnya kekurang pos damkar.

Bumi Binangun memiliki 12 kapanewon dengan luas daratan mencapai 586,28 km².

Namun, dari luasan wilayah tersebut, hanya ada dua pos damkar yang terletak di dua tempat, yaitu, di Kapanewon Wates dan Kapanewon Nanggulan.

Ditambah armada yang jumlahnya terbatas.

Idealnya memiliki 6 armada, namun baru 3 armada damkarmat.

"Kami hanya memiliki dua pos, untuk mengejar waktu response time perlu gas pol," ucap Eko, Kamis (30/10/2025).

Eko menyampaikan, damkar memiliki tuntutan waktu terhadap sebuah kejadian.

Idealnya, damkarmat memiliki response time 15 menit pasca laporan untuk penanganan.

Dengan keterbatasan jumlah pos, personel Damkarmat Kulon Progo perlu mengejar waktu agar mencapai target tak lebih dari 15 menit.

Konsekuensi dari kurangnya jumlah pos membuat personel Damkarmat perlu berjibaku dengan waktu.

Ditambah lagi, jika terjadi kejadian bencana lain, dua pos Damkarmat dinilai cukup kurang untuk mengakomodir.

Hal ini juga diperkuat dengan kondisi geografis wilayah Bumi Binangun.

Selama ini, Pos Damkarmat Nanggulan melakukan pelayanan hingga area Kapanewon Samigaluh hingga Girimulyo.

Mayoritas wilayah tersebut merupakan daerah perbukitan yang menuntut penanganan ekstra.

"Kami sedang mengusulkan penambahan pos damkarmat untuk pelayanan lebih efisien," ungkapnya.

Tuntutan wkatu, membuat BPBD Kulon Progo mengajukan usulan penambahan pos damkar.

Lantaran, dengan perkembangan wilayah Bumi Binangun serta potensi bencana pos Damkarmat masih cukup kurang.

Utamanya mengefwktifkan waktu pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPBD Kulon Progo Setiawan Tri Widada mengungkapkan, usulan penambahan pos Damkarmat telah ditindaklanjuti.

BPBD telah mengajukan anggaran pembangunan pos damkarmat melalui Dana Keistimewaan.

Jika disetujui, pos pelayanan dapat dibangun di tahun 2027 nanti.

Baca Juga: Update Peringatan Dini Cuaca BMKG 29-31 Oktober 2025, DIY Masuk Level Siaga Bencana

"Penambahan bangunan dan armada, nilainya sekitar Rp 5 miliar yang diusulkan," ujarnya.

Rencananya, pos damkar akan dibangun di Kapanewon Temon.

Tujuannya, untuk mengakomodir pertumbuhan wilayah di area Yogyakarta International Airport.

Pihaknya mengakui, kondisi bangunan dan armada untuk Damkarmat masih kurang.

Sehingga, secara bertahap pihaknya mencoba membangun serta pengadaan pos dan armada baru. (gas)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pos Damkar #Kulon Progo #pelayanan cepat #Damkarmat Kulon Progo #armada