Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dampak Hujan Berkepanjangan, Talut Rumah Milik Warga Kulon Progo Longsor Sebabkan Mobil Terperosok

Anom Bagaskoro • Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:12 WIB
DAMPAK HUJAN: Garasi beserta mobil Yusoko terperosok ke bahu jalan akibat talut ambrol.
DAMPAK HUJAN: Garasi beserta mobil Yusoko terperosok ke bahu jalan akibat talut ambrol.
 
KULON PROGO - Hujan lebat di Bumi Bianagun menyebabkan longsor talut rumah milik Yusoko, warga Padukuhan Pengkol, Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Selasa (28/10/2025). 
 
Talut ambrol ke bawah dan menutup bahu jalan.  
 
Garasi beserta mobil pribadi ikut terperosok ke dalam longsoran.
 
Pemilik Rumah, Yusoko menjelaskan, hujan lebat telah terjadi sejak pukul 15.00 WIB.
 
Berlanjut hingga malam hari, hujan tak kunjung reda.
 
Baca Juga: Outsourcing Lebih Mahal, 500 Tenaga Kontrak Non-ASN di Magelang Akan Dikontrak Perorangan
 
Sekitar pukul 22.00 WIB, longsor talut sisi timur rumahnya tak terhindarkan.
 
"Langsung longsor saja, tidak ada tanda-tanda," ucap Yusoko, saat ditemui Radar Jogja, Rabu (29/10/2025).
 
Yusoko menjelaskan, saat kejadian dirinya dan keluarganya berada di dalam rumah tak jauh dari garasi. 
 
Tiba-tiba mendengar suara longsoran diikuti suara mobil terperosok. 
 
Setelah ditinjau, garasi berukuran dua kali empat meter telah amblas. 
 
Diikuti atap dan mobil yang berada di garasi terperosok ke dalam material longsoran.
 
Baca Juga: Pastikan Penegakan Regulasi, Pemantauan dan Pendataan Orang Asing di Sleman Diintensifkan
 
Melihat kondisi itu, keluarganya berupaya menyelamatkan harta benda. 
 
Bermodal katrol, Yusoko mencoba mengangkat mobil agar tak terperosok semakin dalam.
 
Alhasil, mobilnya masih menggantung di area bekas longsoran.
 
Sebenarnya, garasi milik Yusoko, bersebelahan langsung dengan Jalan Brosot Ngentakrejo dan dibatasi talut setinggi lima meter. 
 
Penyebab longsor bukan hanya dipengaruhi hujan deras selama delapan jam terakhir.
 
Namun, dipengaruhi proyek rehabilitasi Jalan Brosot-Ngentakrejo.
 
Menurutnya, proyek jalan menyebabkan ketinggian muka jalan bertambah sekitar 30 cm. 
 
Sisi terluar jalan yang berhadapan langsung dengan talut justru tak ikut mendapat penebalan. 
 
Baca Juga: Wujudkan Pemerataan Pendidikan Terjangkau dan Berkualitas. Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah di SMA Pembangunan 2 Karangmojo, Gunungkidul
 
Membuat talut rumah terkikis, akibat aliran air terpusat di sisi jalan.
 
"Seharusnya dibuat selokan, supaya airnya tidak mengikis talud," ujarnya.
 
Akibat kejadian itu, Yusoko menanggung kerugian atas kerusakan garasi senilai Rp 15 juta. 
 
Sedangkan mobil Honda Jazz miliknya masih belum di evakuasi. 
 
Dia masih menunggu bantuan dari pemerintah untuk melakukan evakuasi. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Hujan lebat #Kulon Progo #Kapanewon Lendah #Talut #Longsor