KULON PROGO - Pemilihan Osis Serentak (Pemilos) menghasilkan kandidat ketua Osis.
Ketua Osis yang terpilih, lantas dilantik langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, di Aula Adikarto, Selasa (28/10/2025).
Sama halnya seperti pelantikan pejabat lingkup pemkab, pelantikan Ketua Osis digelar secara khidmat.
Ketua Osis terpilih berbaria lurus dengan tiga barisan.
Saat itulah, wakil bupati membacakan sumpah pelantikan yang disambut dengan jawaban oleh peserta.
Momen itu, dilanjutkan dengan penyerahan surat keterangan ke Ketua Osis dari kepala sekolah secara simbolis.
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan, ucapan selamat atas terpilih dan dilantiknya ketua osis.
Dengan dilantiknya ketua osis, siswa diharapkan mampu membawa kebaikan di dalam organisasinya.
"Tolong kawan-kawan lain dirangkul, jangan dibeda-bedakan," ucap Ambar, dalam sambutannya dihadapan siswa, Selasa (28/10/2025).
Ambar menjelaskan, ketua osis yang terpilih mengemban tugas sebagai pemimpin.
Bukan hanya sebagai pemimpin dari kalangan siswa, namun sebagai cerminan dari sekolah itu sendiri.
Diharapkan ketua osis dapat merangkul seluruh siswa tanpa pandang bulu. Pasalnya, siswa masih memiliki jiwa muda cukup tinggi.
Sehingga, perlu diingatkan dalam hal berkomunikasi ke sesama siswa.
Selain itu, siswa diharapkan dapat mengembangkan organisasi di sekolahnya.
Tujuannya, untuk memanfaatkan masa-masa di sekolah dengan berbagai karya.
Saat lulus nanti, siswa memiliki kenangan yang dapat dibagikan ke sesama rekan sejawat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kulon Progo Pratiwi Ngasaratun menegaskan pemilos bukan sekedar agenda eutin.
Kegiatan ini, memiliki fungis pembelajaran demokrasi dari sektor pendidikan.
"Tahun ini partisipasinya meningkat, tahun lalu baru 73 sekolah sekarang 82 sekolah," ucap Pratiwi.
Pratiwi menjelaskan, dari 82 sekolah muncul 252 calon ketua osis yang berpatisipasi. Selama pemilos terjadi, 25 ribu pemilih memberikan hak suaranya melalui aplikasi E-Pemilos besutan Dinas Komunikasi dan Informatika Kulon Progo.
Dari hasil pemilihan inilah muncul 82 ketua osis yang dilantik secara serentak.
Pemilos tahun ini diklaim cukup demokratis.
Lantaran, partisipasi pemilih cukup antusias.
Di samping itu, antusias pemilih di latar belakangi oleh pengalaman berpartisipasi memberikan hak suara.
Sarana yang cocok dalam mengenalkan demokrasi bagi siswa sekolah.
Usai pelantikan, ketua Osis tak langsung bertugas di sekolah.
Pemkab Kulon Progo mengadakan latihan dasar kepemimpinan.
Tujuannya, membentuk karakter pemimpin yang mampu memberikan dampak positif bagi organisasi sekolah.
Sementara itu, salah satu ketua osis terpilih Yasinta Dama Nur Khasanah mengaku antusias dengan pelantikan.
Lantaran, baru pertama kali mengikuti kegiatan yang dijalankan secara khidmat.
Sebagai Ketua Osis SMPN 1 Panjatan, Yasinta baru pertama kali mengikuti pemilos dan dilantik oleh kepala daerah.
"Kemarin waktu pemilos dicalonkan, dan sekarang mendapatkan amanah suara terbanyak," ujarnya.
Yasinta mengaku, tak membayangkan menjadi ketua Osis.
Tentu, pasca pelantikan dirinya akan membawa organisasi sekolah untuk maju. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva