Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menjelang Hari Jadi, Pemkab Kulon Progo Ziarah Kubur Imogiri Hingga Girigondo

Anom Bagaskoro • Rabu, 8 Oktober 2025 | 22:08 WIB
DOA: Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo menaburkan bunga ke makam. 
DOA: Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo menaburkan bunga ke makam. 

 

KULON PROGO - Kegiatan rutin tahunan menjelang hari jadi kembali digelar tahun ini oleh Pemkab Kulon Progo.

Sama seperti tahun sebelumnya, pemkab kembali melakukan ziarah kubur ke makam pemimpin terdahulu.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, kegiatan ziarah kubur merupakan agenda rutin tahunan.

Ziarah merupakan bentuk penghormatan pemerintah daerah atas jasa leluhur, yang telah berkorban memimpin Bumi Binangun sebelumnya.

"Bentuk penghormatan, sekaligus mengingat sejarah," ucap Agung, Rabu (8/10/2025).

Dalam ziarah kubur tahun ini, Pemkab Kulon Progo secara spesifik berziarah ke beberapa lokasi.

Di antaranya, Makam Sri Sultan HB IX di Imogiri, Makam Sri Paduka Pakualam VIII di Astana Gurigondo, dan ziarah makam Kepala Daerah terdahulu yang tersebar di Slema, Kota Jogja dan Kulon Progo.

Ziarah kubur memastikan setiap pejabat lingkup pemkab ikut serta dalam kegiatan itu.

Agung menjelaskan, ziarah kubur sengaja dilakukan juga tahun ini.

Lantaran, ziarah kubur secara tidak langsung merupakan upaya mengingat perjuangan pimpinan terdahulu membentuk Kulon Progo.

Sejak penggabungan wilayah Kasultanan Ngayogyakarta dengan Kadipaten Pakualaman, Kulon Progo mulai dipoles dengan tangan kepemimpinan pemerintahan.

Denagn mengingat proses itu, pejabat lingkup pemkab dapat mencontoh ketauladan pimpinan terdahulu.

Utamanya, semangat menyejahterakan masyarakat dan memberikan tata kelola pemerintahan yang kuat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menegaskan ziarah sebagai pengeling-eling pejabat pemkab.

Jasa pimpinan terdahulu termasuk HB IX dan Sri Paduka Pakualam VIII layak dicontoh pejabat sekarang.

"Jasa-jasa leluhur sangat berpengaruh dalam perkembangan Kulon Progo," ujarnya.

Ambar mengingatkan, agar pejabat lingkup pemkab tidak lupa dengan sejarah.

Lantaran, dengan sejarah kepemimpinan leluhur di zaman terdahulu dapat disaksikan.

Bukan sekedar disaksikan, penjabat juga diminta mencontoh hal-hal baik yang dilakukan leluhur.

Utamanya, untuk membentuk Kabupaten Kulon Progo yang lebih baik. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Bupati Kulon Progo Agung Setyawan #girigondo #Pemkab Kulon Progo #ziarah kubur #Hari Jadi #Imogiri