Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ajang Bergengsi Manunggal Fair 2025 di Kulon Progo, Sisakan Timbulan Sampah Hingga Tiga Ton Per Hari

Anom Bagaskoro • Senin, 6 Oktober 2025 | 22:38 WIB
VOLUME MELONJAK: Tumpukan sampah di area Alun-alun Wates. 
VOLUME MELONJAK: Tumpukan sampah di area Alun-alun Wates. 

KULON PROGO - Perhelatan Manunggal Fair 2025 menyisakan timbulan sampah di Kawasan Alun-alun Wates.

Timbulan sampah tercatat naik sepuluh kali lipat dibanding hari biasa.

Kepala UPTD Persampahan dan Pertamanan Budi Purwanta menyampaikan, konsekuensi kerumunan masyarakat berupa munculnya timbulan sampah baru.

Munculnya timbulan sampah baru di Manunggal Fair sudah menjadi kewajaran.

"Tidak bisa dipungkiri, setiap kerumunan pasti ada sampah sehingga kami memitigasi," ucap Budi, Senin (6/10/2025).

Budi menjelaskan, dampak kerumunan mengakibatkan kenaikan timbulan sampah.

Saat Manunggal Fair tercatat produksi sampah mencapai tiga ton per hari.

Sedangkan, di hari normal timbulan sampah hanya mencapai 100 hingga 300 kilogram perhari.

Lonjakan ini, dirasa cukup wajar mengingat Manunggal Fair merupakan kegiatan yang memancing kerumunan dan menjadi pusat perekonomian baru.

Pihaknya tentu telah berkordinasi dengan penyelenggara Manunggal Fair.

Paling utama perihal, memitigasi timbulan sampah yang dibuang secara sembarangan.

Lantaran, timbulan sampah yang dibuang secara sembarangan membutuhkan waktu cukup lama untuk pembersihan.

Hal ini cukup ditekankan, mengingat Dinas Lingkungan Hidup tak memberikan tambahan personel untuk pembersihan.

"Hampir diseluruh Alwa banyak sampah, kalau yang dibuang sembarangan pasti ada," ujarnya.

Temuan pihaknya menunjukkan evaluasi pelaksaanaan Manunggal Fair.

Menurutnya, tempat sampah di seputaran Manunggal Fair perlu ditambah. T

ujuannya, mencegah masyarakat tak membuang sampah sembarangan.

Akan tetapi, pihaknya juga masih menemukan sampah yang sengaja dibuang tidak pada tempatnya.

Beberapa sampah sengaja dibuang di area pot, selokan, hingga tanaman pagar.

Akibatnya, pembersihan memakan waktu cukup lama.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono menegaskan Manunggal Fair yang dilaksanakan di Alwa tak akan merusak kondisi.

Pihaknya secara tegas menyoroti masalah sampah akibat kerumunan.

"Ada potensi timbulan sampah, maka dipastikan setelah pelaksanaan sampah sudah tidak ada," ujarnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Manunggal Fair #2025 #Kulon Progo #Sampah #UPTD Persampahan dan Pertamanan #Alun-alun Wates