KULON PROGO - Pemkab Kulon Progo gandeng kerjasama perguruan tinggi, mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan industrialisasi.
Prosesi kerjasama digelar di Aula Adikarta Kompleks Pemkab Kulon Progo, Senin (29/9/2025).
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, output dari kerjasama yaitu, mewujudkan program di sektor pendidikan, afirmatif, penelitian hingga pengabdian masyarakat.
"Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan SDM, dan hari ini merupakan langkah nyata," ucap Agung, saat ditemui Radar Jogja, Senin (29/9/2025).
Program Afirmatif merupakan program yang menyasar generasi muda di Kulon Progo yang sedang kesulitan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (kuliah) namun memiliki prestasi.
"Skemanya sedang digodog kemungkinan satu perguruan tinggi dapat mengakomodir satu anak dari Kulon Progo," ungkapnya.
Selain program afirmatif, kerjasama antara pemkab dan perguruan tinggi membuka peluang program lainnya.
Kemudian program penelitian dan pengabdian masyarakat, memiliki peran penting dalam pengembangan masyarakat Bumi Binangun.
Di sektor non pendidikan, kerjasama membuka peluang investasi.
Pemkab berkomitmen memberikan ruang untuk perguruan tinggi membangun kampus di Bumi Binangun.
Langkah ini, diklaim memberikan multiplier effet.
Lantaran berdampak ke kemudahan akses pendidikan bagi generasi muda, dan membuat titik-titik baru perekonomian.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Setyabudi Indartono mengatakan, kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan langkah konkrit yang saling menguntungkan, baik untuk masyarakat maupun dunia pendidikan.
"Ada 33 PTS (Perguruan tinggi swasta) yang telah menandatangani MoU, ini sepertiga dari total keseluruhan PTS," ungkapnya.
Menurutnya, kerja sama ini sejalan dengan arahan menteri.
Sebab, perguruan tinggi memiliki kewajiban mengimplementasikan Tri Dharma.
Peran perguruan tinggi juga berkaitan dengan pengembangan industrialisasi.
Kulon Progo diklaim memiliki potensi luar biasa dengan adanya empat moda transportasi umum untuk mendukung industrialisasi. Pendampingan oleh perguruan tinggi diklaim mampu mendorong industrialisasi. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva