Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Kulon Progo Tingkatkan Kapasitas Instruktur, Pelatih Kerja Dilatih Ulang

Anom Bagaskoro • Minggu, 7 September 2025 | 04:25 WIB

 

elatih Tempat Kerja mengikuti pelatihan yang diadakan Pemkab Kulon Progo
elatih Tempat Kerja mengikuti pelatihan yang diadakan Pemkab Kulon Progo
 

 

 

KULON PROGO - Puluhan pelatih dari berbagai instansi lembaga pelatihan kerja mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Kulon Progo. Kegiatan tersebut berupa pelatihan dan peningkatan kapasitas yang menyesuaikan dengan kondisi zaman.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kulon Progo Bambang Sutrisno menyampaikan, peningkatan kapasitas menyasar pelatih kerja yang bertugas di berbagai instansi. Sekitar 30 peserta, mulai dari guru sekolah kejuruan, lembaga pelatihan kerja (LPK), hingga instruktur balai latihan kerja (BLK). "Pelatihan memang untuk menyesuaikan kebutuhan industri dan zaman," ucap Bambang, Jumat (5/9).

Bamsut, sapaanya, menjelaskan, pelatihan diperlukan untuk menyesuaikan dengan tatanan baru. Akhir-akhir ini, terjadi perubahan pola kebutuhan tenaga kerja yang diserap industri. Arah perubahan berhubungan dengan kompetensi tenaga kerja, yang harus siap dengan industri.

Jabatan pelatih kerja memerlukan penyesuaian dengan kondisi industri. Lantaran, pelatih kerja memiliki peran melatih tenaga kerja. Jika tak segera beradaptasi, maka tenaga kerja berpotensi tak terserap industri.

Mengingat kebutuhan industri berbeda dengan kompetensi. "Pelatihan merupakan strategi revitalisasi sistem pelatihan vokasi agar lebih terarah dan terukur," ungkapnya.

Dalam pelatihan tersebut, instruktur dibekali materi perihal kebutuhan industri masa kini. Selain itu, penyesuaian silabus pelatihan juga menjadi materi tersendiri. Pasalnya, banyak lembaga pelatihan kerja yang tak memiliki silabus rigid mengenai alur pelatihan.

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan, kompetensi tenaga kerja perlu beradaptasi dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Penting bagi tenaga kerja mendapat pemerataan pendidikan yang sesuai dengan industri. "Pelatihan diharapkan mampu meningkatkan kualitas dari pengajar ataupun instruktur," ujarnya.

Ambar menegaskan, pemkab berkomitmen menciptakan ekosistem industri dan tenaga kerja. Peningkatan kualitas tenaga kerja dari segi pengajar diklaim dapat memantik iklim ekosistem industri yang baik. (gas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pemkab #Kulon Progo #LPK #Dilatih #BLK #Pelatih Kerja #disnaker #Ulang