Ikut Berkabung Atas Meninggalnya Affan Kurniawan, Ojol Kulon Progo Gelar Aksi Damai dan Bakar Lilin di Depan Mapolres Kulon Progo
Anom Bagaskoro• Sabtu, 30 Agustus 2025 | 04:07 WIB
BERKABUNG: Puluhan pengemudi Ojol memberikan rasa berkabung di depan Mapolres Kulon Progo.
KULON PROGO - Dampak demo yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan sampai di Bumi Binangun. Puluhan ojol yang tergabung pada Guyub Bareng Kulon Progo (GBKP) menggelar aksi damai dengan membakar lilin di Mapolres Kulon Progo, Jumat (29/8) malam.
Pantauan Radar Jogja di lokasi aksi damai, puluhan ojol berkumpul di timur Simpang Lima Karangnongko sekitar pukul 18.30 WIB. Berangkat dari titik kumpul, puluhan ojol menggeruduk Mapolres Kulon Progo.
Melakukan aksi damai sekitar pukul 19.00 WIB, puluhan ojol melakukan orasi tepat di papan nama Mapolres Kulon Progo. Aksi kemudian dilanjutkan dengan membakar lilin, simbol bela sungkawa. Berjalan dengan damai, aksi ditutup dengan doa bersama.
Puluhan ojol kemudian ditemui, kapolres, wakil bupati, dan dandim 0731 Kulon Progo. Mereka kembali diajak doa bersama, dan memasuki halaman Mapolres Kulon Progo. Aksi damai berlanjut dengan sesi diskusi hingga pukul 20.30 WIB.
Ketua GBKP Wawan Hermanto menyampaikan, aksi solidaritas menekankan empat penegasan. Salah satu yang cukup ditegaskan, adalah dorongan ke Polri untuk menindak pelaku yang menewaskan pengemudi ojol Affan di Jakarta.
"Alhamdulillah kami disambut dengan baik, karena ditemui langsung oleh kapolres, wakil bupati, dan dandim," ucap Wawan, saat ditemui awak media di Mapolres Kulon Progo, Jumat (29/8) malam.
Wawan menyampaikan, sambutan hangat dari Polres Kulon Progo juga diperlihatkan dengan audiensi dadakan di Halaman Mapolres. Tuntutan ojol yang meminta sikap profesional dari polisi juga ditekankan kembali dalam audiensi itu.
Di samping itu, audiensi juga meminta Polres mendengarkan keluhan pengemudi ojol. Terutama perihal zona larangan penjemputan ojol yang dianggap mengganggu aktivitas pengemudi.
Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Wilson Bugner menjelaskan, pihaknya menyambut baik kedatangan 36 orang perwakilan ojol. Kedatangan ojol juga diapresiasi. Lantaran, mampu menciptakan kondisi aman dan damai selama aksi berlangsung.
"Kami menerima kedatangan rekan-rekan ojol, dan segera menindaklanjuti tuntutannya," tegasnya.
Wilson menyampaikan, kondisi Bumi Binangun tak sama seperti wilayah lain. Demonstrasi dan aksi massa tak menimbulkan gejolak sosial, yang mengakibatkan massa terluka. Jika pun ada pergerakan besar, pihaknya tetap menyiapkan pengamanan. Tentu dengan memperhatikan sikap humanis dan profesionalitas sebagai anggota Polri. (gas)