Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dampak Gelombang Tinggi, Puluhan Nelayan Pantai Congot Memilih Tak Melaut, Pola Melaut Masih Sesuaikan Musim

Anom Bagaskoro • Kamis, 31 Juli 2025 | 04:30 WIB

 

 

LENGANG: Perahu nelayan terparkir di bibir Pantai Congot tanpa ada aktivitas melaut.
LENGANG: Perahu nelayan terparkir di bibir Pantai Congot tanpa ada aktivitas melaut.

KULON PROGO - Nelayan di Pantai Congot lebih memilih untuk libur melaut. Tak mau ambil risiko karena tingginya gelombang laut yang terjadi sejak dua hari lalu.

 

Meski meliburkan diri, para nelayan tetap mendapatkan penghasilan lain. "Kebanyakan nelayan Congot memiliki pekerjaan sampingan," ujar Ketua Kelompok Nelayan Bogowonto Bambang Sutrisno Rabu (30/7).

 

Menurutnya, nelayan congot berjumlah 25 orang. Kebanyakan dari mereka tak selalu melaut, karena memiliki pekerjaan pokok lain. Sehingga saat gelombang tinggi, mereka masih memiliki penghasilan walaupun sedikit.

 Baca Juga: Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Gelar Jaring Mitra Perikanan, Upaya Perkuat Sinergitas Pelaku Usaha Perikanan dengan SPPG

Pola melaut nelayan Congot juga tak seperti nelayan di pantai utara Jawa. Tidak semua nelayan disini, melaut setiap hari. Hanya di musim tertentu saja mereka melaut. Sebab gelombang, perahu kecil, hingga cuaca masih jadi kendala.

 

Saat musim bawal laut, lautnya, nelayan di pesisir Kulon Progo akan memanfaatkan momentum itu. Setiap hari, mereka bisa saja rajin melaut. Lantaran, ketersediaan ikan di laut cukup melimpah, dan harga jualnya menguntungkan.

 Baca Juga: Awas, KPK Awasi Praktik Tambang Ilegal di Seluruh Wilayah DIY

Sementara itu, Anggota Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo Agung Nugroho menyampaikan, gelombang tinggi di wilayah perairan Pantai Congot mencapai tiga meter. Kondisi gelombang tinggi memang sesuai prediksi BMKG.

 

Prediksi yang menyebutkan ketinggian gelombang melebihi tiga meter, membuat aktivitas perikanan tangkap berpotensi terganggu. "Pantauan kami, nihil nelayan melaut," ucap Agung saat ditemui awak media di sela-sela patroli Pantai Congot Rabu (30/7).

 

Pihaknya juga mengimbau, agar nelayan tak memaksakan untuk melaut. Mengingat ketinggian gelombang menjadi potensi laka laut meningkat. Terutama perahu nelayan di Kulon Progo cukup kecil, membuat potensi terbalik cukup tinggi. (gas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#penghasilan #pantai congot #perairan #Kulon Progo #sri #pekerjaan sampingan #Nelayan #Libur Melaut #Satlinmas Rescue Istimewa #musim #pesisir #gelombang tinggi #Gelombang Laut #BMKG