Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cari Kerja Susah, Job Fair Kulon Progo 2025 Jadi Sasaran Fresh Graduate

Anom Bagaskoro • Selasa, 22 Juli 2025 | 22:59 WIB
BERJUBEL: Pencaker memenuhi ruangan stan penyedia kerja di TBK. 
BERJUBEL: Pencaker memenuhi ruangan stan penyedia kerja di TBK. 

KULON PROGO - Ribuan pencari kerja (pencaker) memadati Job Fair 2025, di Taman Budaya Kulon Progo, Selasa (22/7/2025).

Mereka rela antre selama tiga jam untuk bisa memasuki area Job Fair.

Dari pantauan Radar Jogja, Taman Budaya Kulon Progo mulai dipadati pencari kerja pukul 08.00 WIB.

Sementara Job Fair baru dibuka pukul 11.00 WIB, usai sambutan Bupati Kulon progo.

Pencaker perlu menunggu tiga jam untuk bisa mencari lowongan kerja (loker) yang disediakan perusahaan di dalam job fair.

Saat pintu utama job fair dibuka, pencaker yang sedari tadi menunggu langsung merangsak masuk, menyerbu stan-stan yang tadinya sepi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kulon Progo Bambang Sutrisno menjelaskan, animo masyarakat mengikuti job fair tergolong tinggi.

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) 2024 di Kulon Progo sebesar 2,01% atau setara 5.657 orang.

Cenderung turun dibanding 2023 yang sebesar 2,4%.

"Job fair kali ini menyediakan 2.028 lowongan pekerjaan, berasal dari 31 perusahaan," ucap Bambang, saat ditemui Radar Jogja usai kegiatan itu, Selasa (22/7/2025).

Selain tingkat pengangguran yang masih tinggi, antusias pencaker juga membeludak akibat penyelenggaraan Job Fair cukup singkat.

Job fair diselenggarakan selama dua hari, mulai 22-23 Juli.

Tercatat dalam pendaftaran di hari pertama, terdapat 1.269 pencaker.

Diprediksi akan terus bertambah di hari selanjutnya.

Banyaknya pencaker bukan hanya berasal dari Kulon Progo dan DIY.

Beberapa pencaker juga berasal dari Jawa Tengah untuk mendapatkan pekerjaan yang diidamkan.

Beberapa pencaker difabel juga memanfaatkan job fair kali ini.

Lantaran, ada 25 loker dari tiga perusahan yang disediakan bagi kaum difabel.

Loker tersebut berasal dari perusahaan yang berbasis pada jasa.

"Harapannya pencaker mendapat pekerjaan yang idamkan," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Bamsut ini menyampaikan, Job Fair memiliki peran informasi bagi pencari kerja.

Pihaknya menargetkan 50% loker dapat terisi dari pencaker yang hadir dalam job fair.

Sehingga, pihkanya menghimbau agar pencaker memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Sementara itu, pencaker asal Kapanewon Lendah Hanifah menjelaskan dirinya telah mengantre selama dua jam.

Sebagai lulusan sarjana di tahun ini, dirinya sengaja mengikuti job fair untuk mendapat pekerjaan.

"Lulusan tahun ini, jadi nyari pekerjaan mending lewat job fair," ujarnya.

Hani mengaku kesulitan mencari pekerjaan.

Lantaran, kebanyakan loker mementingkan pengalaman, kurang ramah fresh graduate.

Padahal pekerjaan itu dia idam-idamkan, namun karena masih lulusan baru dirinya tak mendaftar.

Ketentuan loker pada job fair diklaim menguntungkan bagi lulusan baru.

Selain banyak loker yang disediakan, kebanyakan pekerjaan tak membatasi pendaftar dengan latar belakang freshgraduated. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Lulusan baru #fresh greduate #loker #Job Fair Kulon Progo 2025 #Kulon Progo #job fair #Taman Budaya Kulon Progo #tingkat pengangguran #Pencari Kerja #Disnaker Kulon Progo