Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tempat Ini Layaknya Lokasi Wisata Dadakan Setiap Sore, Tepatnya di Sisi Barat Jembatan Pandansimo Kulon Progo, Yuk Cek Keseruannya

Anom Bagaskoro • Minggu, 20 Juli 2025 | 20:15 WIB

MUSIMAN: Warga sekitar menerbangkan layang-layang di atas sawah kering.
MUSIMAN: Warga sekitar menerbangkan layang-layang di atas sawah kering.
KULON PROGO - Pemandangan berbeda terlihat di sisi barat Jembatan Pandansimo, Minggu (20/7).

Keramaian berupa orang berkumpul dan berjualan terlihat. Tak sampai situ, puluhan layangan beragam bentuk terlihat seperti sedang menggelar festival layangan.

Ternyata keramaian itu telah ada sekitar sebulan terakhir, dan terlihat setiap sore hari.

Salah satu pengunjung Oktavian Yusuf menyampaikan, setiap sore dirinya sengaja menyempatkan diri untuk berkunjung di sisi barat Jembatan Pandansimo, tepatnya di Kalurahan Karangsewu, Galur.

"Seperti festival layangan, banyak layangan yang diterbangkan, jadi cocok untuk sekedar rehat," ucap Okta, Minggu (20/7).

Okta menjelaskan, sisi barat Jembatan Pandansimo menjadi tempat wisata dadakan.

Berawal dari beberapa anak muda yang menerbangkan layangan, mulai banyak warga sekitar ikut menyaksikan kegiatan tersebut. Dari situ timbul keramaian, yang membuat banyak pedagang memanfaatkan untuk berjualan.

Sebagai warga Galur, Okta mengaku sisi barat Jembatan Pandansimo memang menjadi tempat rujukan untuk menerbangkan layangan.

Setiap musim kemarau, angin akan mudah ditemui di area ini, memudahkan menerbangkan layangan berukuran jumbo.

Selain tempat optimal, adanya Jembatan Pandansimo menjadi pemantik keramaian yang ada. Banyak warga penasaran melihat jembatan baru itu, dan memutuskan berkunjung.

Saat berkunjung mereka akan melihat layangan dan pasti berhenti sejenak untuk melihat.

"Tempatnya memang bagus, kalau sore bisa liat layangan dengan matahari terbenam," ujarnya.

Okta menjelaskan, saat Sabtu dan Minggu ada ratusan layangan yang diterbangkan di sisi barat jembatan.

Mirip seperti festival layangan dengan perpaduan warna cokelat keemasan di langit menjelang terbenam matahari.

Keramaian juga terjadi di Minggu pagi. Warga sekitar seringkali mendatangi Pandansimo untuk berolahraga pagi, seperti senam hingga nonhkrong di sekitar jembatan.

Sementara itu, Zam Zam Mahesa salah satu pemuda yang menerbangkan layangan mengaku sengaja meluangkan hobi layangan di sisi barata jembatan.

Lantaran, tempat itu dinilai representatif untuk menerbangkan layangan.

"Di sini memang musiman, kalau minggu pasti lebih ramai lagi," ucap Mahesa.

Mahesa menyampaikan, di tahun sebelumnya keramaian tak banyak terlihat.

Namun, setelah jembatan mulai memperlihatkan wujudnya, banyak pengunjung dan pedagang yang berdatangan.

Dia tak mempermasalahakan itu, karena niatnya datang hanya untuk menerbangkan layangan.

Setiap sore, Mahesa meluangkan waktu menerbangkan layangan berbentuk naga. Sengaja membuat layangan dua bulan lalu untuk diterbangkan, sebagai hobinya. (gas)

Editor : Bahana.
#Kulon Progo #wisata dadakan #layangan