Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dinkes Temukan Satu Kasus HIV/AIDS di Kalangan Pelajar Akibat Hubungan Seksual, Wakil Bupati Kulon Progo: Edukasi Pencegahan Perlu Digencarkan!

Anom Bagaskoro • Jumat, 18 Juli 2025 | 23:26 WIB
PERUMUSAN: Perwakilan sekolah mendapat pengarahan terkait kasus HIV AIDS di Kalangan Pelajar. 
PERUMUSAN: Perwakilan sekolah mendapat pengarahan terkait kasus HIV AIDS di Kalangan Pelajar. 

KULON PROGO - Human Immunodeficiency Virus (HIV) / Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) bukan hanya menjadi perhatian pemerintah pusat tetapi juga pemerintah daerah.

Maraknya kasus HIV/AIDS di Bumi Binangun ternyata juga terlihat di kalangan pelajar.

Pergaulan bebas di kalangan pelajar menjadi penyebabnya, membuat pemkab menggodog bahan ajar di sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo Sri Budi Utami menyampaikan, grafik pelajar terkena HIV AIDS tergoling normal.

Dari tahun ke tahun fluktuatif, namun ada satu kasus HIV yang harua diwaspadai pihaknya.

"Satu kasus HIV AIDS pelajar, akibat hubungan seksual," ucap Budi, Jumat (18/7/2025).

Budi menyampaikan, satu kasus HIV di kalangan pelajar terindikasi setelah korban melakukan hubungan seksual sesama jenis.

Di sisi lain, HIV AIDS pelajar di Kulon Progo sepanjang tahun 2012-2024 mencapai 10 kasus.

Empat anak telah berada di atas umur 18 tahun, lima anak masih berstatus pelajar, dan satu anak dinyatakan meninggal dunia.

Kebanyakan kasus HIV dikalangan pelajar sebenarnya ditularkan dari ibu mereka. Lantaran, virus HIV dapat menular melalui plasenta saat hamil, proses persalinan, dan proses menyusui.

"Akses pengobatan sudah ada, layanan puskesmas juga sudah optimal," ujarnya.

Budi menjelaskan, pengobatan HIV di kalangan pelajar terus dioptimalkan.

Terutama konsumsi obat-obatan ARV seumur hidup untuk mengurangi dampak dari HIV AIDS.

Selain itu pemkab juga intensif dalam mensosialisasikan HIV AIDS di kalangan pelajar.

Salah satunya penguatan bahan ajar yang bekerjasama dengan Balaik Pendidikan Menengah Kulon Progo.

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menjelaskan, telah membuka forum penguatan bahan ajar pencegahan HIV AIDS.

Forum itu, diikuti 60 kepala sekolah di jenjang pendidikan SMP dan SMA Sederajat.

"Bentuk sosialisasi, sifatnya mencegah agar pelajar tidak terinfeksi HIV AIDS," ujarnya.

Ambat menjelaskan, secara keseluruhan HIV AIDS di Bumi Binangun mencapai angka 200 kasus.

Hal ini, menunjukkan peran pemerintah harus menekan kasus tersebut sebaik mungkin.

Minimal mencegah penyebaran HIV AIDS di masyarakat.

Di era perubahan zaman ini, remaja tergolong kelompok rentang terpapar HIV AIDS.

Mengingat pergaulan bebas cenderung terjadi diumur remaja.

Terutama dengan adanya teknologi yang semakin mendorong komunikasi dan pergaulan bebas. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Wakil Bupati Kulon Progo #pencegahan #edukasi #hiv aids #dinkes #Kulon Progo #pelajar #Ambar Purwoko #Hubungan Seksual #HIV / AIDs #kasus