KULON PROGO - Keberadaan Dimas Diajeng Kulon Progo diklaim mampu meningkatkan kunjungan wisata di Bumi Binangun. Kini, tugas baru tersebut akan diemban oleh dimas diajeng terpilih, yakni Akbar Bayu Laksono dan Ayuna Felicia.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulon Progo Joko Mursiti mengaku, selama beberapa bulan terakhir, peserta dimas diajeng harus melakoni sejumlah kegiatan. Pendidikan terkait wisata di Kulon Progo, hingga mendalami setiap unsur budaya, tradisi, hingga promosi turut diberikan. Setelah beragam kegiatan itu, peserta akan mengikuti kegiatan malam penobatan.
Dalam malam penobatan itu, dihadirkan beragam tokoh pariwisata yang menguji keterampilan dimas diajeng. Khususnya mengenai pariwisata dan bagaimana mengembangkan pariwisata di Kulon Progo. Alhasil, di malam itu juga terpilihlah lima dimas diajeng dari 12 pasang dimas diajeng terbaik dari berbagai kapanewon.
"Kami mencari lima terbaik, urutan satu sampai tiga akan kami kirimkan ke DIY," ujarnya.
Joko menjelaskan, kegiatan dimas diajeng sejatinya merupakan upaya pemkab untuk mengenalkan wisata di Kulon Progo. Lantaran, dimas diajeng memiliki peran sebagai duta wisata. Nantinya, dimas diajeng menjadi bagian wajah wisata di Bumi Binangun.
Pemilihan kriteria umur yang masih di angka 20-an tahun menjadi faktor utamanya. Sebab, anak muda memiliki cara berbeda dalam mempromosikan wisata. Hal ini diklaim mampu mendongkrak tingkat kunjungan wisata di Bumi Binangun.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, mereka yang terpilih akan menjadi role model pegiat wisata di kalangan anak muda. "Dimas diajeng akan menjadi ujung tombak memperkenalkan Kulon Progo," ujarnya.
Cakupannya tak hanya di sektor pariwisata. Melainkan sektor budaya dan sektor lain yang menuntut peran aktif unsur anak muda. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita