Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo Agung Setyawan Diretas, Pelaku Memanfaatkan untuk Penipuan Hingga Meminta Mentransfer Uang

Anom Bagaskoro • Jumat, 4 Juli 2025 | 22:49 WIB
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dan bukti nomornya di retas dan dimanfaatkan pelaku meminjam uang ke koleganya.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dan bukti nomornya di retas dan dimanfaatkan pelaku meminjam uang ke koleganya.

KULON PROGO - Keamanan digital Ponsel orang nomor satu di Kulon Progo, goyah.

Lantaran, nomer WhatsApp pribadi diretas seseorang yang tak dikenal.

Pelaku peretasan menggunakan kesempatan itu, untuk meminta pinjaman ke beberapa nomer yang tersimpan di akun whatsapp milik bupati.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dalam sidang Paripurna DPRD Kulon Progo menyampaikan persoalan itu.

Di hadapan anggota legeslatif, dirinya memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Dia pun buru-buru meninggalkan rapat paripurna untuk mengurus keamanan digital yang melanda akun WhatsApp pribadinya.

"Sedang kami urus ke beberapa instansi agar kejadian terlapor," ucap Agung, Jumat (4/7/2025).

Saat dikonfirmasi Radar Jogja, nomer WhatsApp milik Agung Setyawan dengan tiga digit paling belakang 998 ini, telah diretas.

Agung menyampaikan, kejadian peretasan mulai dirasakan, Kamis (4/7/2025) malam.

Kemudian berlanjut di keesokan harinya.

Saat pertama kali diretas, pihaknya telah berhasil mengamankan akun tersebut.

Usut punya usut, pelaku diduga memanfaatkan jaringan wifi gratis yang tersambung di handphone milik bupati.

Hal itu terjadi, saat kunjungan Bupati di salah satu kapanewon di Bumi Binangun.

Percobaan peretasan gagal dilakukan.

Akan tetapi, pelaku tetap berusaha melakukan peretasan di akun WhatsApp yang sama, pada Jumat (4/7/2025).

Tepat saat sholat Jumat, akun WhatsApp bupati berhasil diretas secara keseluruhan.

"Handphone, saya tinggal Shalat Jumat, ternyata pelaku memanfaatkan itu," ungkapnya.

Pelaku yang berhasil meretas, langsung memanfaatkan nomor untuk melakukan penipuan.

Mengatasnamakan bupati dengan akun WhatsApp yang sama, pelaku mengincar nomer yang tersimpan dalam akun. 

Pelaku meminta sejumlah uang pinjaman dari beberapa nomer.

Agung menyampaikan, dari beberapa nomer yang dikirimkan pesan singkat beberapa orang mengaku diminta pinjaman hingga bantuan.

Total pinjaman yang diajukan mencapai puluhan juta dan telah ditransfer dari beberapa orang yang mendapat kiriman pesan singkat dari pelaku.

"Sudah ada bukti transfer yang dikirimkan, ada sekitar 7 orangan," ungkapnya.

Beberapa kenalan Bupati, telah mengirimkan sejumlah uang.

Lantaran, mereka merasa kenal dan pernah saling tukar menukar bantuan.

Agung menjelaskan pihaknya segera melaporkan kejadian itu, ke Polres Kulon Progo dan Badan Intelejen Negara (BIN). Agar pelaku mendapatkan hukuman setimpal.

Agung mengimbau, masyarakat yang menyimpan nomer HP miliknya agar waspada.

Sebab, pelaku bisa saja melakukan penipuan kepada korban selanjutnya.

Pihaknya memastikan, akan segera melacak pelaku dan menonaktifkan nomer tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo Agung Kurniawan mengatakan akun WhatsApp bupati diretas dan saat ini sedang proses pemulihan.

"Sudah dilakukan blokir melalui operator seluler," ucapnya.

Peretas berpotensi meluas. Lantaran, akun yang diretas mengirimkan sejumlah scam.

WhatsApp mengirimkan aplikasi ke sejumlah nomer yang menunjukkan metode pishing atau pengambilan data pribadi melalui aplikasi yang diinstal secara mendadak. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Nomor WhatsApp Bupati Kulon Progo #whatsapp #Kulon Progo #telpon #Penipuan #diretas #Meminta Mentransfer Uang #keamanan digital #pelaku