Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Miris! Banyak SD di Kulon Progo Sepi Peminat Tahun ini, SDN 1 Balong Hanya 2 Siswa, Ini Faktornya!

Anom Bagaskoro • Rabu, 2 Juli 2025 | 21:11 WIB
Kepsek SDN 1 Balong Kulon Progo Arif Gunawan.
Kepsek SDN 1 Balong Kulon Progo Arif Gunawan.

KULON PROGO - Sekolah Dasar Negeri 1 Balong, Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Samigaluh selalu menjadi langganan kekurangan siswa.

Mirisnya, tahun ini hanya ada dua siswa yang mendaftar di sekolah tersebut.

Kepala SDN 1 Balong Arif Gunawan mengungkapkan, kondisi ini sering kali terjadi saat penerimaan siswa baru di sekolahnya.

Tahun lalu, lebih miris. Hanya ada satu yang mendaftar.

Sedangkan tahun ini hanya ada dua anak.

"Itu pun hanya satu siswa yang mendaftar terekam melalui SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) 2025. Satu lagi siswa dengan status titipan dari tahun sebelumnya, lantaran umurnya baru masuk tahun ini ke jenjang sekolah dasar," jelas Arif, Rabu (2/7/2025).

Adapun total siswa yang bersekolah di SDN 1 Balong mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 sebanyak 18 anak.

Sementara siswa yang lulus tahun ini berjumlah 5 orang. 

Dengan tenaga pendidik kurang lebih berjumlah 8 orang.

Kondisi ini, tutur Arif, disebabkan oleh beberapa faktor.

Pertama, karena minimnya calon siswa. Usia anak yang memasuki sekolah dasar minim.

Kedua, karena tingginya persaingan sekolah, lantaran terdapat sejumlah sekolah di kalurahan yang sama.

Baca Juga: Diperkuat 9 Pemain Diaspora, Berikut Daftar 34 Pemain Timnas Indonesia U17 Yang Dipanggil Pemusatan Latihan Piala Dunia U17

Ketiga, letak geografis di Perbukitan Menoreh membuat SDN 1 Balong kurang diminati.

Jumlah penduduk di sekitar sekolah pun minim.

Ditambah adanya SPMB domisili dan radius, hal ini semakin menyulitkan sekolah mendapatkan siswa.

Karena kondisi tersebut, kata Arif, tiga tahun belakang jumlah siswa yang mendaftar di SDN 1 Balong terus merosot.

Padahal sosialisasi selalu digencarkan ke masyarakat.

Agar orang tua mau mendaftarkan anak-anaknya ke SD tersebut.

"Kami sudah berupaya melakukan sosialisasi untuk menggaet lebih banyak siswa," ungkapnya.

Bahkan sejak bulan Januari 2025 sudah dilakukan sosialisasi door to door.

Menawarkan sekolah mereka ke orangtua atau wali murid.

Namun, usaha itu tak membuahkan hasil.

Lepas dari jalur domisili atau zonasi, dia berharap ke depan SDN 1 Balong semakin banyak diminati.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo Nur Hardiyanto tak menampik, menurutnya banyak SD di Bumi Binangun yang kekurangan murid.

 

Dia pun menyebut, ada puluhan SD negeri yang tak memenuhi satu rombel atau 28 siswa dalam pembelajaran.

Pihaknya saat ini, sedang merekap hasil dari SPMB yang ada.

"Data masih dinamis, tetapi memang ada SD Negeri yang tidak menerima siswa satupun alias nol," ungkapnya.

Nur mengungkapkan, sekolah dasar yang tak mendapatkan siswa tahun ini dipicu dengan minimnya jumlah pendaftar di satu daerah.

Keberadaan sekolah dasar yang menjamur juga memperparah kekurangan siswa. Membuat banyak sekolah, berebut siswa. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#peserta didik #tenaga pendidik #Kepala SDN 1 Balong #Kulon Progo #SDN 1 Balong #SDN Lebeng #Murid #miris #Siswa #SDN 2 Lendah #spmb #SD di Kulon Progo Sepi Peminat