Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tomira Kulon Progo Kembali Ditata, Koperasi dan Pelaku UKM Diminta Konsisten Menyediakan Produk

Anom Bagaskoro • Senin, 30 Juni 2025 | 22:51 WIB
PENINJAUAN: Wakil Bupati meninjau produk lokal di salah satu Tomira di Kapanewon Wates. 
PENINJAUAN: Wakil Bupati meninjau produk lokal di salah satu Tomira di Kapanewon Wates. 

KULON PROGO - Pembenahan manajemen tata kelola pemasaran toko milik rakyat (Tomira) di awal tahun 2025 membuahkan hasil.

Namun, keberlanjutannya perlu dukungan dari koperasi dan pelaku UKM yang menyediakan produk lokal di Tomira.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinperinkop UKM) Iffah Mufidati menyampaikan, pembenahan pada beberapa aspek Tomira memang telah dilakukan.

Utamanya, pengelolaan produk lokal hasil UMKM asli Kulon Progo.

"Sebelumnya, tata kelola lama tidak efisisen membuat kami melakukan evaluasi," ucap Iffah, Senin (30/6/2025).

Iffah menyampaikan, evaluasi didapat setelah melakukan peninjauan di beberapa Tomira.

Salah satu temuan yang mencolok, adalah produk lokal yang tak tersedia di Tomira.

Penempatan rak produk lokal juga tak optimal, karena diletakkan dibagian tak terlihat dan di area belakang.

Temuan lain juga menjurus ke produk lokal yang terdeteksi pada sistem toko.

Biasanya toko waralaba menetapkan barcode, untuk mempermudah pembayaran.

Alhasil, banyak produk lokal yang hendak dibeli justru pembayarannya begitu rumit.

Pihaknya menilai, koperasi yang berperan sebagai pengelola Tomira belum optimal bekerja.

Akibatnya, banyak terjadi temuan yang justru merugikan produk lokal.

Selain koperasi, pihaknya juga meminta pelaku UKM yang menyetor produk untuk terus konsisten.

Bukan hanya berkaitan dengan kualitas yang baik, pelaku UKM diminta juga konsisten menyuplai produk.

Tujuannya, agar rak produk lokal dapat diisi penuh oleh produk asli Kulon Progo.

"Kami juga melakukan pembenahan secara masif," ungkapnya.

Selain memberikan himbauan ke koperasi dan UKM, pihaknya juga melakukan pembenahan pada sistem pemasaran tomira.

Untuk memastikan produk lokal selalu ada di Tomira, sistem gudang dan suplai diatur oleh admin khsusus.

Tujuannya untuk memantau arus keluar masuk produk lokal.

Hal ini memastikan, kinerja Tomira dapat berjalan dnegan optimal.

Utamanya, menyerap produk hasil karya UKM lokal. Bahkan Dinperinkop UKM juga berupaya menambah produk-produk yang ada.

Sementara itu, Manajer Cabang Indomart Yogyakarta Taffan Russuardi menyampaikan, pihaknya sebagai mitra Tomira siap berkolaborasi.

Utamanya berkolaborasi dengan koperasi setempat yang menyuplai produk lokal.

Akan tetapi, pihaknya juga meminta Pemkab Kulon Progo ikut mengawal operasional Tomira.

Khususnya tata kelola pemasaran produk yang selama ini selalu terganjal urusan suplai produk yang terbatas.

"Tinggal pasokan produknya yang harus dijaga, agar produk lokal tidak kosong," ungkapnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pelaku UKM #Toko Milik Rakyat(Tomoira) #toko #Kulon Progo #ukm #pemasaran produk #Dinperinkop UKM #waralaba #Pemkab Kulon Progo #Konsisten Menyediakan Produk #TOMIRA #tata kelola