Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kecelakaan Pesawat dan Bom di Bandara YIA Kulon Progo Disimulasikan untuk Penanggulangan Keadaan Darurat

Anom Bagaskoro • Kamis, 19 Juni 2025 | 21:55 WIB
EVAKUASI: Petugas gabungan melakukan penanganan pada korban.
EVAKUASI: Petugas gabungan melakukan penanganan pada korban.

KULON PROGO - Pesawat Menoreh Air mengalami kendala teknis dan memutuskan return to base di Yogyakarta International Airport. Saat kembali ke bandara asal, pesawat ini mengalami kecelakaan, setelah mencoba mendarat. Ternyata, kejadian itu merupakan simulasi latihan penanggulangan keadaan darurat, Rabu (18/6/2025) malam.

General Manager YIA Ruly Artha membenarkan manajemennya tengah menggelar latihan Penanggulangan Keadaan Darurat atau Airport Emergency Exercise (AEE). Latihan ini, didasari Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 95 Tahun 2021.

"Dalam bisnis kebandarudaraan, aspek keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama," ucap Ruly, saat ditemui awak media, Rabu (19/6/2025).

Ruly menyampaikan, AEE merupakan upaya menunjukkan komitmen bandara atas prioritas keselamatan pengguna moda transportasi udara. Lantaran, melalui AEE kesiapan personel, alat, ataupun sarpras pendukung dapat dilihat. Terlebih untuk memastikan kesiapan, YIA menggelar simulasi.

Simulasi berbentuk latihan itu, mencakup dua jenis latihan langsung. Di antaranya, simulasi kecelakaan pesawat, dan penanganan bom. Semua latihan dilakukan di Kawasan YIA sebagai bentuk adaptasi jika kejadian benar-benar terjadi.

"Simulasi kecelakaan pesawat, digambarkan dengan maskapai Menoreh Air mengalami kendala teknis," ucapnya.

Simulasi kecelakaan pesawat, dilakukan dengan skenario maskapai Monerah Air dengan rute YIA -Kuala Lumpur membawa 195 penumpang mengalami kendala teknis. Kendala berupa, roda pesawat tak bisa menutup sesaat sesudah tinggal landas.

Atas dasar itu, pilot pesawat memutuskan untuk mendarat ke YIA, atau return to base. Saat hendak kembali mendarat, pesawat mengalami kecelakaan hingga terpental keluar landasan. Akibat kejadian itu, muncul percikan api menjadikan kecelakaan tak terhidarkan.

Personel yang telah bersiaga mendengar pesawat return to base telah berjaga di sekitar landasan. Membuat saat pesawat mengalami kecelakaan, penanganan tergolong cepat. Kebakaran yang hebat membuat Pemadam Kebakaran ikut serta dalam memastikan penanganan. Selain itu, petugas medis dengan pengantaran ambulance turut diterjunkan untuk merawat penumpang yang luka-luka.

"Kami juga melakukan simulasi penangan bom," ungkapnya.

Sebelum menggelar simulasi kecelakaan, YIA telah menjalankan simulasi penangan bom. Bekerjasama dengan Gegana Polda DIY, disimulasikan bom berbentuk tas masuk ke area YIA. 

Dalam dua dimulasi itu, sistem kordinasi, dan komunikasi antar unit kerja penanganan telah berjalan optimal. Delain itu, sarpras pendukung dinyatakan mampu menanggulangi insiden yang diharapkan tak terjadi di YIA.

"Ada 280 personel yang ikut serta, memastikan kesiapsiagaan dalam penyelenggaraan keamanan dan keselamatan dalam wilayah bandar udara," ungkapnya. (gas)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Yogyakarta International Airport (YIA) #ancaman bom #Return to base #simulasi #Yogyakarta International Airport #kecelakaan pesawat