Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Kulon Progo Usul Stasiun Wates Punya Dua Muka, Salah Satunya Menghadap ke Alun-alun Wates, KAI Masih Kaji

Anom Bagaskoro • Rabu, 11 Juni 2025 | 16:19 WIB
 
SUASANA: Pengunjung Stasiun Wates memadati area depan kedatangan.
SUASANA: Pengunjung Stasiun Wates memadati area depan kedatangan.
 
KULON PROGO - Geliat penataan Perkotaan Wates mulai terlihat 2025. 
 
Selain Alun-Alun Wates (Alwa), Stasiun Wates direncanakan ikut dirombak, dengan membuat pintu masuk menghadap langsung ke Alwa.
 
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih membenarkan perihal rencana pemkab itu.
 
Akan tetapi, rencana masih perlu kajian mendalam teknis pembuatannya.
 
Baca Juga: Guru Honorer Juga Dapat BSU, Bisa Jadi Tambahan Pendapatan selain Mengajar Privat
 
"Memang dari pemkab sudah bersurat langsung ke KAI pusat, dan kami sudah mendapat kabar itu," ucap Feni, Rabu (11/6/2025).
 
Feni mengungkapkan, pemkab mengajukan usulan agar stasiun mendapat penambahan fasilitas penunjang.
 
Paling utama berkaitan dengan penambahan pintu masuk Stasiun Wates.
 
Saat ini, Stasiun Wates memiliki dua pintu masuk utama, yaitu pintu kedatangan reguler dan pintu kedatangan KA Bandara. 
 
Kedua pintu itu, menghadap arah utara menuju Jalan Lingkar Pasar Wates. 
 
Baca Juga: Polresta Magelang Bangun Ulang Polsek Windusari, Wujudkan Layanan Kepolisian yang Inklusif dan Modern
 
Arahnya sama saja membelakangi Alwa sebagai pusat berkumpulnya masyarakat.
 
"Usulannya agar stasiun memiliki dua muka, menghadap selatan dan utara langsung ke Alwa," ungkapnya.
 
Feni menambahkan, usulan itu dilandasi agar pelayanan masyarakat lebih optimal.
 
Masyarakat dari Kulon Progo ataupun luar daerah dapat keluar masuk Stasiun Wates secara mudah melalui dua sisi pintu masuk.
 
Usulan penambahan pintu masuk sedang dikaji pihak KAI pusat. 
 
Baca Juga: Menuju Tahapan Awal Peparda DIY, 340 Disabilitas Ikuti Klasifikasi: Penentuan Janis dan Kelas Disabilitas
 
Lantaran, pengkajian sangat dibutuhkan, utamanya perihal kenyamanan penumpang. 
 
Sekaligus, keamanan penumpang, mengingat kereta api merupakan moda transportasi umum yang diawasi langsuung oleh pemerintah.
 
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan secara gamblang membahas usulan penambahan pintu masuk. 
 
Pemkab Kulon Progo telah mengajukan usulan agar diperbolehkan menambah pintu masuk.
 
"Membuat satu stasiun madhep ngalor," ucap Agung, saat bertemu awak media di ruang jamuan Komplek Kantor Bupati, beberapa waktu lalu.
 
Baca Juga: Empat Bulan Usai Dilantik, Bupati Kebumen Lilis Nuryani Rotasi Pejabat di Lingkup Pemkab Kebumen
 
Menurutnya, Stasiun Wates memang sebaiknya memiliki dua pintu masuk. Sehingga, Pemkab Kulon Progo mengusulkan rencana pembuatan pintu masuk yang menghadap langsung ke Alwa.
 
Pihaknya mengklaim, KAI telah merespon usulan mereka dengan adanya aktivitas pemindahan batu kerikil. 
 
Pengamatan pemkab menunjukkan kerikit tajam di utara stasiun telah dipindah dengan gerbong, ke Stasiun Sentolo dan Kedundang.
 
"Untuk masalah pembangunan masih dalam kajian," ungkapnya.
 
Baca Juga: Inovatif, Tim PKM UNY Inovasi Nanospray Anti Nyamuk dari Limbah Kulit Jeruk dan Kulit Durian
 
Usulan penambahan pintu masuk dari pemkab bukan tanpa sebab. 
 
Selain menyediakan aset yang representatif, pemkab ingin Alwa ramai dikunjungi penumpang stasiun. 
 
Hal ini akan memantik perekonomian regional di masyarakat Bumi Binangun. 
 
Sekaligus sejalan dengan rencana penataan Kawasan Alwa.
 
"Kalau bisa seperti Stasiun Gambir, ada track di atas stasiun," ungkapnya. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Bupati Kulon Progo Agung Setyawan #KAI Daop 6 Yogyakarta #Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta #pintu masuk #Pemkab Kulon Progo #Feni Novida Saragih #Stasiun Wates #kajian #pembangunan #Alun-alun Wates