KULON PROGO - Tak adanya rumah sakit berplat merah di Bumi Binangun tengah menjadi sorotan.
Alih-alih meningkatkan puskesmas menjadi rumah sakit, Pemkab Kulon Progo justru membatalkan rencana peningkatan Puskesmas Kalibawang menjadi rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo Sri Budi Utami menyampaikan, Puskesmas Kalibawang digadang-gadang akan mengalami pembangunan.
Puskesmas akan dirubah total untuk dibangun rumah sakit.
"Di RPJMD sudah tertuang, optimalisasi Puskesmas Kalibawang," ucap Budi, Senin (9/6/2025).
Budi menjelaskan, awalnya puskesmas Kalibawang akan dikembangkan menjadi rumah sakit.
Lantaran, hingga saat ini wilayah utara Bumi Binangun belum memiliki rumah sakit milik pemerintah.
Sehingga, kebanyakan masyarakat biasanya dirujuk ke RSUD Wates ataupun Nyi Ageng Serang, yang lokasinya lebih jauh dari tempat tinggal.
Akan tetapi, rencana ini gagal terealisasi, karena masalah anggaran.
Jika puskesmas dirubah menjadi rumah sakit, pemkab perlu menyediakan puskesmas baru.
Begitu pula, saat mendirikan rumah sakit baru. Anggaran daerah akan tersita cukup banyak.
"Jalan tengahnya mengoptimalkan layanan, dengan penambahan rawat inap," ungkapnya.
Dinkes Kulon Progo telah melakukan persiapan dalam pengoptimlan layanan Puskesmas Kalibawang sejak 2024.
Puskesmas telah dibekali layanan rawat persalinan dengan metode menginap. Layanan dianggap telah berjalan dengan optimal, membuat dinkes mengarhkan membuka layanan rawat inap.
Layanan rawat inap ini, akan memastikan setiap masyarakat mendapatkan penanganan.
Lantaran, operasional layanan akan mencapai 24 jam.
Selain itu, pelayanan tak akan dibatasi pada poli-poli khusus. Membuat masyarakat dapat mendapat perawatan atas penyakit yang diderita.
Untuk memantapkan langkah ini, Puskesmas Kalibawang mulai berbenah.
Gedung yang telah dibangun baru akan segera beroperasional.
Rawat inap akan menambahkan 10 tempat tidur, untuk mengakomodir pasien.
"SDM juga akan bertambah, khususnya yang berjaga 24 jam," ungkapnya.
Strategi pengoptimalan juga bekerjasama dengan RS Boro Kalibawang.
Lantaran, rumah sakit itu merupakan kepemilikan swasta yang bisa diajak kerjasama dalam membantu penanganan ke pasien.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, prioritas RPJMD fokus pada pelayanan masyarakat.
Utamanya, pendidikan, dan kesehatan.
Sehingga, pihaknya memastikan masyarakat dapat mendapat akses ke kedua sektor itu. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva