Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Sesuai SE Kepala BPIP, Pemkab Kulon Progo Pilih Kompak dengan Pemprov DIY soal Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Anom Bagaskoro • Senin, 2 Juni 2025 | 06:45 WIB

 

 

MOMENTUM: Paskibraka mengibarkan bendera merah putih pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kompleks Pemkab Kulon Progo Minggu (1/6).
MOMENTUM: Paskibraka mengibarkan bendera merah putih pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kompleks Pemkab Kulon Progo Minggu (1/6).
 

KULON PROGO - Pemkab Kulon Progo tetap menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Minggu (1/6). Padahal sesuai Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 5 Tahun 2025, mengarahkan pemerintah daerah melaksanakan upacara Senin (2/6). Hal ini tertuang di butir 5c, dengan penegasan pelaksanaan upacara maksimal pukul 07.00.

Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono membenarkan adanya surat edaran tersebut. Akan tetapi, pemkab tetap memilih menggelar upacara sesuai jadwal awal. Lantaran, surat edaran BPIP terbaru muncul pada 30 Mei. Sebelumnya, surat arahan upacara memang jatuh pada 1 Juni. Kemudian muncul edaran baru yang mengarahkan pada 2 Juni.

 Baca Juga: Gegara Lupa Cabut Charger HP, Rumah Milik Warga Bendungan Wates Dilalap Api

"Kami sudah berembuk dengan Pemda DIY untuk pelaksanaan upacara," ucap Triyono saat ditemui Minggu (1/6).

Pemprov DIY, lanjutnya, memperbolehkan pelaksanaan upacara tak sesuai edaran BPIP. Kabupaten/kota diperbolehkan menyesuaikan pelaksanaannya. Sebagi pedoman, pelaksanaan maksimal dilakukan Senin (2/6) pukul 07.00.

 Baca Juga: Desa Gumelem, Pakis, Magelang Punya Embung Berbentuk Hati, Penopang Sektor Pertanian hingga Jadi Ruang Rekreasi

Sementara untuk sekolah jenjang SD hingga SMP di Bumi Binangun, juga melakukan upacara kemarin. Akan tetapi, untuk SMA, mengikuti arah Disdikpora DIY yang akan dilaksanakan Senin.

Selain pelaksanaan, BPIP juga meminta setiap pemerintahan daerah beserta instansi vertikal memasang bendera merah putih selama dua hari. Penurunan bendera juga dilakukan pada Senin (2/6) pukul 14.00 oleh paskibraka.

 Baca Juga: Penembakan dengan Airsoftgun Kembali Terjadi, Korbannya 2 Anggota Brimob Polda DIY Sedang Berada di Lendah Kulon Progo, Pelaku Langsung Diringkus!

Pada pelaksanaan upacara, ratusan ASN, instansi kepolisian, dan TNI ikut bergabung. Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko. Dalam sambutannya, Ambar menekankan, Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kata-kata. "Peran saat ini, memperkokoh ideologi Pancasila," ujarnya.

Momentum ini diharapkan dapat memantik rasa kepemilikan ideologi bangsa. Lantaran, ideologi merupakan pandangan serta dasar negara. Kemajuan pereokonomian di Indonesia perlu dilandasi atas dasar Pancasila. Sehingga, peran saat ini pemerintah berusaha memperkokoh implementasi ideologi Pancasila. (gas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#sekretaris daerah #Kulon Progo #Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) #Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko #Hari Lahir Pancasila #Surat Edaran #Upacara Peringatan #Pemkab Kulon Progo #bpip #Disdikpora DIY