Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Puluhan Kelompok Tani di Kulon Progo Mendapat Bantuan Alat Mesin Pertanian, Bupati: Rusak Tidak Apa-Apa, Dijual Jangan!

Anom Bagaskoro • Selasa, 27 Mei 2025 | 21:20 WIB

SUMRINGAH: Kelompok tani membawa pulang traktor tangan dengan mobil pickup.
SUMRINGAH: Kelompok tani membawa pulang traktor tangan dengan mobil pickup.
KULON PROGO - Puluhan kelompok tani (poktan) yang berasal dari berbagai wilayah di Bumi Binangun mendapat bantuan alat mesin pertanian (alsintan).

Bantuan alsintan dari dana aspirasi DPR RI ini, diharapkan dapat digunakan dan tak dijual kembali oleh poktan.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan, alsintan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Kulon Progo.

Hal ini sudah pasti berdampak dengan penghasilan petani. Sehingga, alsintan bantuan sebaiknya dimanfaatkan dengan optimal.

"Nek rusak tidak apa-apa, tapi kalau dijual jangan, pokonya dimanfaatkan sebaik mungkin," ucap Agung, saat ditemui awak media, Selasa (27/5).

Agung menjelaskan, bantuan alsintan berasal dari dana aspirasi DPR RI Siti Hediati Soeharto. Bantuan harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh kelompok tani.

Lantaran, pengajuannya dilakukan secara bertahap mulai dari kelompok tani, dinas, bupati, hingga ke DPR RI.

Oleh sebab itu, alsintan dilarang diperjualbelikan. Justru bupati mendorong agar alsintan dimanfaatkan sebaik mungkin hingga termakan usia dan tak sanggup lagi digunakan.

Secara spesifik, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kulon Progo Drajat Purbadi menyampaikan, ada 34 kelompok tani yang menerima bantuan.

Sedangkan bantuan alsintan berupa, 9 traktor tangan dan 25 unit mesin pompa air 3 inch.

"Dana aspirasi, jadi poktan mengusulkan proposal di tahun sebelumnya," ujarnya.

Pihaknya mengungkapkan, bantuan alsintan memang terus diusahakan. Melalui beberapa mekanisme, salah satunya dana aspirasi.

Pemkab Kulon Progo dinilai memiliki kemampuan untuk mengakses dana aspirasi. Lantaran, potensi sektor pertanian di Bumi Binangun sangatlah besar.

Sementara itu, Ketua Kelompok Maju Tani Tresno Tugimin menyampaikan kebahagiaannya. Lantaran, alsintan bantuan berupa traktor memang dibutuhkan. Khususnya untuk mengolah lahan anggota poktan seluas 20 hektare.

"Tidak berani untuk dijual, karrna ini bantuan dan kami memang membutuhkan," ucapnya.

Tugimin mengungkapkan, traktor tangan akan digunakan sebaik mungkin dengan penggunaan bergilir oleh setiap anggota kelompok.

Untuk mendaptkan bantuan, pihaknya mengaku berkesempatan didatangi DPR RI saat penjaringan aspirasi. Saat itu, Poktan mengusulkan bantuan alsintan di 2024. (gas)

Editor : Bahana.
#Bupati Kulon Progo Agung Setyawan #alsintan #Kulon Progo #alat mesin pertanian #kelompok tani