Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Vokasi UNY di Kulon Progo Gelar Festival Wonderoots, Olah Umbi-umbian Menjadi Beragam Hidangan Menarik dan Kekinian

Anom Bagaskoro • Minggu, 25 Mei 2025 | 22:17 WIB
PENJURIAN: Juri melihat hidangan yang berasal dari olahan umbi-umbian. 
PENJURIAN: Juri melihat hidangan yang berasal dari olahan umbi-umbian. 

KULON PROGO - Indonesia memiliki kekayaan bahan pangan lokal, salah satunya umbi-umbian.

Namun, kecenderungan masyarakat lokal, mengolah umbi-umbian dengan cara tradisonal.

Umumnya direbus, dikukus hingga digoreng.

Sehingga tampilannya pun menjadi kurang menarik dan kurang diminati kalangan muda kini.

Nah, berlatar belakang tersebut, Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Wates, Kulon Progo menggelar Festival Wonderoots.

Kordinator Prodi D4 Tata Boga UNY Ngabdul Munif menyampaikan, festival wonderoots merupakan kompetisi mengolah bahan makanan menjadi hidangan yang inovatif.

Kegiatan ini diikuti 138 mahasiswa dan terbuka untuk masyarakat umum.

Tujuannya, memperkenalkan beragam olahan makanan menarik yang dapat dijadikan ide pengolahan makanan berbahan umbi kepada masyarakat.

 

"Festival berfokus pengenalan hidangan berbahan dasar umbi-umbian. Lantaran, bahan umbi-umbian kerap dijumpai dan mudah ditanam di Indonesia," terang Munif, Sabtu (25/5/2025).

Beragam contoh, umbi-umbian disulap menjadi makanan mewah.

Salah satu yang menarik perhatian masyarakat yang berkunjung adalah olahan pizza umbi. Ada juga hidangan puding yang menggoda selera.

Adapun umbi-umbian yang diolah dalam festival tersebut yaitu ubi jalar, singkong, talas, garut hingga gembili.  

Lewat festival ini, harapannya masyarakat lebih mengenal hidangan umbi-umbian mulai dari karakteristik hingga nilai gizi.

Serta dapat mengolahnya menjadi tepung.

"Umbi bisa menjadi bahan alternatif pengganti tepung terigu," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui Indonesia merupakan salah satu importir tepung terigu.

Padahal negara ini bukan penghasil terigu.

Nah, umbi bisa diolah menjadi tepung melalui proses yang terbilang mudah.

Pun dari segi kandungan gizi. Antara umbi-umbian dan terigu atau gandum berbeda.

Untuk mengurangi ketergantungan itu, umbi bisa menjadi alternatif, pengganti tepung terigu.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah.

Pejabat publik yang hadir, Asisten Administrasi Umum Sekda Kulon Progo Eko Wisnu menilai, konsumsi umbi-umbian untuk kebutuhanan pokok mulai ditinggalkan.

Padahal melihat potensinya, umbi bisa diolah menjadi makanan bervariatif, mulai yang sederhana hingga mewah.

"Terutama generasi muda, dapat mengenal pengolahan umbi," ungkapnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Hidangan Menarik #umbi-umbian #kekinian #gembili #Kulon Progo #talas #Vokasi UNY di Kulon Progo #garut #UNY #Festival Wonderoots #Puding #ubi jalar #pizza umbi #singkong