Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Promosi Wisata Lewat Festival Kuliner: Jadi Daya Tarik, Waduk Sermo Dipadati Wisatawan

Anom Bagaskoro • Senin, 14 April 2025 | 03:04 WIB

 

LOMBA: Antusias peserta saat memasak dan menghias sajian tumpeng pada gelaran Menoreh Food Festival di Waduk Sermo, Sabtu (12/4/2025).
LOMBA: Antusias peserta saat memasak dan menghias sajian tumpeng pada gelaran Menoreh Food Festival di Waduk Sermo, Sabtu (12/4/2025).

KULON PROGO - Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulon Progo terus menggenjot upaya untuk mengundang kunjungan wisatawan ke wilayahnya. Salah satunya dengan menggelar, Menoreh Food Festival di Waduk Sermo, Sabtu (12/4/2025).

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Terutama wisatawan yang tertarik dalam sektor kuliner.

"Ada beberapa kegiatan yang kami selenggarakan, lomba dan demo masak," ucap Joko, Sabtu (12/4/2025).

Joko menjelaskan, beberapa kegiatan diklaim mampu menarik wisatawan. Lantaran, kegiatan berfokus pada atraksi wisata kuliner. Konsep ini jarang ditemui wisatawan yang berkunjung di objek wisata.

Menoreh Food Festival paling utama mengangkat kompetisi memasak dengan tema bentuk Gunungan.

Terdapat 60 orang peserta tergabung dalam 20 tim yang mewakili restoran, dan rumah makan yang bergerak di sekitar objek wisata.

Tema gunungan dipilih sebagai makanan yang kerap ditemui disekitar masyarakat. Gunungan atau tumpeng karya lomba, beraneka ragam.

Bahkan, tak seperti tumpeng pada umumnya, gunungan memiliki beragam warna. Hal ini sesuai dengan imajinasi peserta.

"Ada tumpeng ukuran kecil yang dimasak, bersama dengan bakmi akan dibagikan ke masyarakat," ungkapnya.

Selain lomba, masyarakat juga diajak memasak bakmi goreng. Disiapkan 600 porsi bakmi yang dibagikan ke masyarakat.

Selain itu, tumpeng hasil lomba yang berbentuk kecil sejumlah 200 buah juga dibagikan ke masyarakat.

Hal ini membuat Waduk Sermo ramai dikunjungi, baik wisatawan maupun masyarakat.

Kedatangan mereka tak lain untuk meramaikan sekaligus mengantre mendapat makanan mi ataupun tumpeng gratis.

Sementara itu, Ketua Tim Masak Kalurahan Banjaroya Anjani menjelaskan, lomba memasak tumpeng baru pertama kali diikuti.

Merupakan pengalaman baru, sekaligus menguji kreativitas selama mengikuti kegiatan ini.

"Antusias, walaupun butuh waktu sekitar 5 jam untuk membuat keseluruhan," ujarnya.

Anjani menjelaskan, timnya membuat tumber dari bahan beras singkong. Secara visual tumpeng mirip dengan gunungan.

Namun, secara rasa tumpeng memiliki karakteristik berbeda.

Hal ini disebabkan, penggunaan beras ketela yang dipadukan rasa gurih. Penggunaan bahan ketela mewujudkan ketahanan pangan, tanpa mengandalkan beras.

Namun, bisa menggunakan bahan lain seperti singkong yang kerap ditemui di pegunungan. (gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#festival kuliner #Objek Wisata #waduk sermo #dongkrak kunjungan wisatawan #promosi wisata #Dinpar Kulon Progo #lomba memasak #menoreh food festival