Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Libur Lebaran Akan Usai, Jalanan Terlihat Lengang, Ternyata Puncak Arus Balik Terjadi Pada Hari…

Anom Bagaskoro • Minggu, 6 April 2025 | 22:49 WIB

LENGGANG: Personel kepolisian mengurai kepadatan arus di Simpang Tiga Toyan.
LENGGANG: Personel kepolisian mengurai kepadatan arus di Simpang Tiga Toyan.
KULON PROGO - Puncak arus balik di Kulon Progo terpantau telah terjadi.

Dari segi data, terdapat dua kali puncak arus balik yang terjadi.

Hal ini disebabkan adanya pergeseran pola mobilitas pemudik dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kulon Progo Sukirno menjelaskan, puncak arus balik terjadi di H+2 dan H+5 lebaran.

Rata-rata kendaraan melintas mencapi 55 ribu kendaraan per hari.

"Puncak arus balik sudah terlewati, saat ini arus kendaraan cenderung mengalami penurunan," ucap Sukirno, Minggu (6/4).

Sukirno menjelaskan, puncak arus balik ditandai dengan melonjaknya arus. Tercatat pada H+2 lebaran, Kamis (3/4) jumlah kendaraan mencapai 55 ribu.

Dibandingkan tahun sebelumnya, arus balik mengalami kenaikan sebesar 4,22%.

Sedangkan, tahap kedua arus balik juga terpantau pada H+5 lebaran, tepatnya Sabtu (5/4).

Sempat mengalami penurunan di hari sebelumnya, arus kendaraan justru mengalami kenaikan hingga 55 ribu kendaraan.

Dibandingkan lebaran tahun lalu, arus balik kali ini mengalami kenaikan 5,33%.

"Memang ada pergesaran pola mobilistas pemudik," ujarnya.

Sukirno menjelaskan, lebaran tahun ini terjadi pergeseran pola mobilitas pemudik.

Tahun sebelumnya, pemudik cenderung kembali ke perantauan pada H+2 ataupun H+3 lebaran. Hal ini dikarenakan sempitnya waktu libur selama lebaran.

Kebijakan libur panjang dinilai pihaknya cukup berdampak pada arus balik.

Lantaran, libur panjang menjadi opsi waktu luang bagi pemudik.

Sehingga, arus balik tak hanya berpusat di satu hari tertentu. Namun, arus balik cenderung lebih tersebar.

"Memang ada kenaikan pada penggunaan kendaraan sepeda motor," ucapnya.

Selain pergeseran arus balik, pihaknya mrncatat adanya kenaikan penggunaan sepeda motor di mudik lebaran tahun ini.

Pada puncak arus balik, terpantau ada 15 ribu pengguna sepeda motor yang melaju. Angka ini, hampir sama dengan penggunaan mobil pribadi.

Sebelumnya, untuk menyiapkan puncak arus balik Polres Kulon Progo menerjunkan personel di beberapa titik kemacetan.

Kasatlantas Polres Kulon Progo AKP Priya Handaya menyampaikan, pihaknya menerjukan sejumlah personel untuk mengurai kemacetan.

"Kami juga mrlakukan rekayasa lalu lintas," ucapnya.

AKP Priya menjelaskan, rekayasa lalin dilakukan di simpang Brosot.

Kendaraan dari arah Jembatan Srandakan akan diarahkan menuju jalan nasional.

Hal ini dilakukan untuk mengurai kemacetan, dan mencegah penumpukan kendaraan di jalur dalam kabupaten. (gas)

Editor : Bahana.
#Yogyakarta #Kulon Progo #arus balik #idulfitri