Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bikin Was-was, Inilah Kondisi Rumah Poniman Nyaris Ambruk Terkikis Sungai Sepuri di Nanggulan Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Jumat, 4 April 2025 | 00:41 WIB
TERANCAM: Rumah Poniman berada di atas Sungai Sepuri. ANOM
TERANCAM: Rumah Poniman berada di atas Sungai Sepuri. ANOM

KULON PROGO - Bencana hidrometeorologi kembali mengancam rumah Poniman warga Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo.

Rumahnya nyaris ambrol ke sungai.

Sebab, dasar bangunan rumah bagian belakang sudah terkikis.

Kondisi ini, akibat meluapnya Sungai Sepuri yang berjarak 10 meter dari rumah Poniman bagian belakang.

Poniman menjelaskan, kondisi rumahnya semakin buruk sejak banjir yang terjadi pada Sabtu (29/3/2025). 

Talut sungai di belakang rumahnya ambrol.

Tingginya debit air menggerus halaman belakang rumahnya. Pengikisan perlahan meluas.

Kini mengenai bangunan belakang rumah Poniman dan terancam roboh.

"Kebetulan saat itu saya tidak dirumah, setelah pulang baru tahu kalau bagian belakang rumah sudah rusak," ungkap Poniman, Kamis (3/4/2025).

Poniman menceritakan, saat itu, hujan intensitas tinggi mengguyur wilayahnya dari pagi hingga petang. 

Talud Sungai Sepuri yang dirakit dengan bronjong tak kuasa menahan derasnya laju air.

Talud itupun ambrol ke sungai dan membuat aliran baru yang mengarah ke halaman belakang rumah Ponimen.

Lantaran kuatnya arus air, mengikis perlahan pekarangan hingga pondasi bangunan rumah bagian belakang ikut tergerus air.

"Pondasi rumah hilang terbawa air, rumahnya jadi menggantung seperti ini," ungkapnya.

Poniman menjelaskan, bagian belakang rumah yang merupakan dapur dan kamar tidur kini menggantung.

Ia dan keluarganya diselimuti rasa was-was.

Sebab, begitu hujan turun deras, pengikisan pondasi semakin meluas.

Hingga sekarang, belum ada tindak lanjut atas rusaknya properti dari pemerintah.

Mengkonfirmasi perihal tindak lanjut pengikisan Sungai Sepuring, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Heri Darmawan menyampaikan pihaknya telah melakukan penilaian kejadian.

Penilaian menunjukkan adanya potensi pengikisan terulang kembali. Lantaran, arah aliran air berubah jika debit air naik.

"Bantuan logistik sudah kami salurkan, hanya untuk tindak lanjut masih perlu pengkajian," ungkapnya.

 

Heri menyampaikan, pihaknya belum bisa memastikan penghentian pengikisan tanah. Lantaran, ketugasan bidang sungai berada di bawah BBWSSO.

Sehingga, untuk keputusan pembuatan tanggul sungai baru belum bisa dimungkinkan.

Selain itu, pihaknya belum bisa melakukan penanganan pada rumah Poniman.

Lantaran, status kepemilikan tanah di dekat bantaran sungai masih belum jelas. Sehingga, membutuhkan pengkajian mendalam. (gas)

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kondisi Rumah Poniman Nyaris Ambruk #Nanggulan #Kulon Progo #rumah ambrol #Sungai Sepuri #kondisi #bencana hidrometeorologi #Was-Was #ambruk