KULON PROGO - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Kulon Progo beserta jajaran Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM dan LPG.
Kepastian stok yang mencukupi didasari atas hasil peninjauan di SPBU Pertamina YIA, Kapanewon Temon, Senin (23/3/2025).
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, bahan bakar di wilayah Bumi Binangun terjamin aman.
Terutama saat libur lebaran yang ditandai dengan meningkatnya jumlah mobilisasi masyarakat ke daerah lain.
"Ketersedian bahan bakar di SPBU dipastikan aman sampai libur lebaran selesai," ucap Agung, Senin (23/3/2025).
Agung menyampaikan, SPBU di Kulon Progo juga telah menepati standar operasional yang sesuai ketentuan.
Dari segi takaran, tidak ditemukan SPBU nakal yang memainkan takaran di mesin pompa.
Untuk memastikan itu, Agung juga ikut serta dalam uji tera yang dilakukan di SPBU Temon.
Uji tera memastikan bahan bakar yang keluar dari mesin pompa sesuai dengan alat ukur yang menampung vplume 20 liter.
Selain kepastian takaran, pemkab juga memastikan kualitas bahan bakar sesuai dengan ketetapan Ditjen Migas.
Kepastian kualitas ditunjukkan dengan uji density atau kepadatan. Di SPBU Temon uji desity menyasar bahan bakar pertamax.
"Kualitasnya sesuai dengan ketentuan, nilai 0,17," ungkapnya.
Selain pengujian kualitas, pihaknya juga melakukan pengecekan pada tempat penyimpanan bahan bakar.
Tujuannya, untuk memastikan bahan bakar tak terkontaminasi zat lain. Sehingga, penampung bahan bakar harus dipastikan tak bocor.
Sementara itu, General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Aribawa menjamin ketersedian bahan bakar.
Terutama selama musim mudik lebaran, pemudik dipastikan bisa mendapatkan akses bahan bakar di seluruh SPBU di DIY.
"Pengawasan kami cukup ketat, terutama penyaluran ke konsumen," ungkapnya.
Untuk menjamin hak konsumen, pihaknya akan terus meninjau SPBU.
Jika ditemukan SPBU nakal, pihaknya akan mendirikan sanksi keras. Salah satunya penutupan unit usaha SPBU. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva