KULON PROGO - Puncak arus mudik di Kulon Progo diprediksi terjadi pada H-3 lebaran atau tanggal 28 Maret mendatang.
Hal ini disampaikan Kasatlantas Polres Kulon Progo AKP Priya Handaya, usai apel gelar pasukan di Mapolres Kulon Progo, Kamis (20/3/2025).
AKP Priya menyamapaikan, menghadapi arus mudik pihaknya menyiapkan 306 personil.
Mereka akan ditugaskan di sepanjang jalan yang dilewati pemudik.
Sekaligus disiagakan di pos pengamanan dan pelayanan.
"Puncak arus mudik diprediksi tanggal 28 Maret," ucap AKP Priya, Kamis (20/3/2025).
AKP Priya menjelaskan, Kulon Progo menjadi jalur pemudik yang ideal untuk dilalui.
Diprediksi puncak arus mudik jatuh di H-3 lebaran. Lantaran, di hari itu pula terjadi perpindahan arus bersamaan dengan c.
Kebanyakan pemudik berasal dari wilayah Jateng, Jabar dan Jabodetabek.
Mereka hendak menuju beberapa daerah di DIY ataupun wilayah Jateng dan Jatim yang berada di sisi selatan.
Kebanyakan pemudik akan melintasi Jalan Nasional Wates-Purworejo, Jalan Nasional Wates-Jogja, dan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Sehingga, selama mudik sejak H-7 lebaran akan terjadi kenaikan arus lalu lintas.
Diperkirakan terjadi kepadatan arus lalu lintas di beberapa titik.
Berdasakan kajian tahun lalu, kepadatan terjadi di Simpang Lima Karangnongko dan Simpang Empat Ngeplang.
Di titik itu, disiapkan personil untuk menarik dam memecah kepadatan arus.
"Ada potensi JJLS dipadati pemudik, sehingga personel akan banyak diterjunkan," ujarnya.
AKP Priya menjelaskan, terdapat potensi pergeseran arus mudik di tahun ini.
Diprediksi arus mudik dan balik akan banyak terpusat di JJLS.
Lantaran, infrastruktur JJLS mengalmi peningkatan di tahun ini. Sehingga, pihaknya menempatkan personil di titik rawan kepadatan seperti, simpang brosot dan jembatan Srandakan.
Selain itu, Jalan Nasional tetap menjadi pilihan utam pemudik. Khususnya penumpang pesawat yang datang dari YIA.
Pihaknya tentu juga akan mempersiapkan personel untuk menjaga adanya potenai penumpukan kendaraan.
Sementara itu, Wakapolres Kulon Progo Kompol Martinus Griavinto Sakti menyampaikan kesiapannya menyambut pemudik.
Polres menyiapkan dua pos pengamanan dan satu pos pelayanan.
Pos pelayanan terletak di Kapanewon Temon, dan Pos Pengamanan terletak di Kapanewon Wates serta Sentolo.
"Kami berfokus pada pengamanan arus lalin," ujarnya.
Kompol Martinus menghimbau agar pemudik dapat mematuhi aturan lalin. Selain itu, pemudik diharapkan tidak memaksakan untuk berkendara.
Jika lelah, pemudik dapat beristirahat di pos ataupun tempat aman lainnya. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva