KULON PROGO - Banyaknya pohon yang bersinggungan dengan kabel listrik maupun jaringan membuat BPBD Kulon Progo bergerak. Melalui Damkar serta TRC, BPBD melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi roboh Rabu (19/3). Sasarannya adalah pohon di sepanjang satu kilometer Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kalurahan Karangwuni.
Penanganan ini berawal dari aduan masyarakat. Mereka khawatir, angin kencang akan berdampak pada robohnya dahan. "Sekitar setangah hari kami berhasil memangkas satu pohon ukuran besar dan beberapa pohon ukuran kecil," ujar Kepala Seksi Damkarmat BPBD Kulon Progo Chris Hartanto.
Sementara itu, Ketua BPKal Karangwuni Karwa Ajis Purwanto menjelaskan masyarakat sudah banyak mengeluhkan agar disegerakan pemangkasan. Namun, masyarakat kesulitan berkomunikasi dengan PLN. Sehingga memutuskan menghubungi BPBD Kulon Progo. "Sudah lima kali kejadian pohon atau dahan roboh akibat angin kencang," ucapnya.
Selain disebabkan angin kencang, pohon atau dahan roboh juga disebabkan truk over dimension over loading (ODOL) yang melewati JJLS. Ketinggian truk ODOL membuat dahan di pinggir jalan sering patah. Akibatnya, dahan menimpa jaringan listrik dan internet. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita