KULON PROGO - Pencurian hewan ternak kembali meresahkan masyarakat Kulon Progo.
Fenomena pencurian ternak ini kerap terjadi ketika menjelang lebaran.
Kali ini belasan ternak milik warga raib dalam semalam.
Kasihumas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko menyampaikan, terdapat tiga aduan pencurian hewan ternak.
Tiga aduan itu berasal dari wilayah Kapanewon Kokap dan Temon. Di Kapanewon Temon pencurian terjadi di dua lokasi yang berbeda dengan selisih waktu sehari.
"Total tiga aduan dari polsek, dan sudah ditindaklanjuti," ucap Iptu Sarjoko, saat dihubungi Radar Jogja, Kamis (13/3/2025).
Iptu Sarjoko menyampaikan, aduan pencurian pertama kali masuk dari Polsek Kokap, Rabu (12/3/2025).
Pencurian mengakibatkan empat ekor kambing milik YT, 37, warga Hargorejo raib dalam hitungan jam.
Pada awalnya, YT mendengar suara mobil yang berhenti di sekitar rumahnya sekitar pukul 02.30 WIB.
YT sempat melihat kondisi sekitar tempat berhentinya kendaraan. Namun, tak melihat adanya aktivitas mencurigakan.
Sehingga, YT memutuskan untuk kembali ke dalam rumah.
Tak selang lama, terdengar suara mobil yang meninggalkan tempat.
YT yang penasaran langsung melihat area sekitar termasuk dibagian kandang ternaknya.
Empat kambing yang seharusnya di dalam kandang justru hilang tak berbekas.
"Di hari yang sama juga ada pencurian ternak di Kaligintung Temon," ungkapnya.
Iptu Sarjoko menyampaikan, kejadian pencurian menimpa N, 67, warga Kaligintung.
Aksi pencurian dilakukan saat, korban tak berada di rumah.
Terdapat enam kambing yang dicuri saat pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB.
Selang sehari, pencurian kembali terjadi di Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon, Kamis (13/3/2025).
Kejadian itu menimpa NU,43, yang memiliki profesi sebagai penyembelih ayam. Pada awalnya, korban baru saja pulang ke rumah setelah selesai bekerja.
Sesampai di rumah, korban melewati kandang kambing miliknya sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu, korban mendapati kambing miliknya sejumlah 11 ekor hilang dari kandang.
"Kerugian dari 11 kambing texel dan Marino sekitar Rp 80 juta," ungkapnya.
Iptu Sarjoko menyampaikan, kejadian pencurian hewan ternak menjadi fenomena baru di Bumi Binangun.
Kejadian serupa juga ditemui di tahun 2024, terdapat 1 laporan pencurian hewan ternak.
Pencurian menggunakan metode membobol kunci kandang, dan membawa hewan curian menggunakan kendaraan roda empat.
Polres Kulon Progo menghimbau agar melakukan tindakan pencegahan berupa penguncian ganda pada kandang.
Pemilik juga diminta rutin melakukan pengecekan berkala.
Selain itu, pemikik dimita waspada apabila mendapati orang mencurigakan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva